Apa yang kalian pikirkan ketika membayangkan kawah bekas jatuhnya meteor? Apakah sebuah lubang besar seperti ini?

Kawah Barringer di Arizona, Amerika Serikat, dengan diameter 120 meter

Faktanya, meteor terbesar yang tercatat oleh Ilmu Pengetahuan tidak meninggalkan jejak sejelas itu. Meteor yang menyebabkan punahnya tiga perempat kehidupan di atas bumi—yang salah satunya dinosaurus—memiliki penampakan seperti ini.

Jangan salah, hutan-hutan ini memang terlihat biasa saja. Namun ternyata di dalamnya terdapat berbagai lubang serupa gua di bawah tanah, yang membentuk sistem sungai bawah tanah. Dan bukan hanya satu, melainkan banyak. Para ilmuwan menjelajahi dan memetakan setiap gua unik ini, yang mereka sebut “cenote“.

Cenote

Setelah berhasil dipetakan menggunakan bantuan satelit, dan pemindaian topografi serta komposisi batuan, tampaklah tampilan seperti ini.
Inilah kawah hasil karya Chixculub Impactor, meteor yang memusnahkan dinosaurus non-avian pada 65 juta tahun lalu.

Chixculub Impactor

Kawah ini berdiameter setidaknya 150 kilometer dan dihasilkan oleh asteroid besar yang berdiameter antara 10–15 kilometer yang menabrak bumi dengan kecepatan 40 kilometer per detik, dengan sudut lancip (sekitar 60 derajat) dari arah tenggara. Arah tabrakan dan sudut tabrakan bisa kita ketahui dari sebaran ejekta dan bentuk kawah itu sendiri.

Dampaknya tentunya sangat fantastis, mengingat daya ledaknya setara dengan satu miliar kali ledakan bom atom yang pernah dijatuhkan di Hiroshoma dan Nagasaki.

TT Ads

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *