Alasan Pemulihan Ekonomi, Pemkot Beri Izin Berinvestasi

MALUT POST – TERNATE. Izin yang diberikan Pemerintah Kota Ternate terhadap Alfamidi sebelumnya sudah mulai mendapat protes dari berbagai kalangan. Alasannya, kehadiran gerai modern dapat mengancam UMKM lokal. Namun, Pemerintah Kota Ternate (Pemkot), sepertinya “menutup telinga” atas kritikan tersebut. Buktinya, selain Alfamidi, Pemkot juga menerima pinangan Indomaret untuk berinvestasi di kota mungil ini.

Untuk tahapan awal, ada lima gerai Indomaret yang diizinkan beroperasi. Salah satunya di depan Ruma Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesorie. Sebelumnya, Walikota Burhan Abdurahman mengatakan, pihak Indomaret mengajukan 50 gerai. Namun dirinya belum mengizinkan, tapi meminta Sekkot berkoordinasi dengan DPRD dan dilakukan kajian terlebih dahulu. Barulah diambil langkah.

Sekretaris Kota (Sekkot) Jusuf Sunya mengatakan, pemkot tidak mungkin memberikan izin sebanyak yang dimohonkan yakni 50 gerai, tapi hanya sebagian. Kendati begitu, Jusuf tidak menyebut beberapa sebenarnya jumlah gerai yang akan diizinkan.

“Untuk sementara hanya 5 izin. Sudah termasuk di depan RSUD. Dan sudah melalui kajian TKPRD,” akunya.

Jusuf mengatakan, pihak Indomaret berencana melakukan investasi besar-besaran di Ternate. Tapi Pemkot masih harus mengkaji lagi. Untuk izin prinsip, lanjut dia, sudah dikantongi. Namun ada syarat lain yang harus dipenuhi. Salah satunya tidak ada penolakan dari warga sekitar.

Jusuf menjelaskan, investasi Indomaret ini bagian dari upaya memulihkan dan menggerakan ekonomi Kota Ternate. Apalagi merekrut 100 % tenaga kerja lokal.

Selain itu, pemkot juga mengikat mereka dengan perjanjian kerja yang ketat, salah satunya tetap membuka ruang dan memprioritaskan produk lokal dan UMKM.

“Kita mendorong agar UMKM kita juga memasukan produk mereka dengan kemasan yang sesuai dengan standar mereka (Indomaret, red), Pokoknya mereka selalu dipantau dan terus dievaluasi,” katanya mengakhiri. (udy/yun)

TT Ads

One comment

  • Fadila
    Fadila
    Reply

    Ini yang harus dijadikan pemkot agar minimarket lokal tdk sampai tersisih oleh swasta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *