Tren penggunaan masker menjadi sesuatu yang normal belakangan ini. Dari berbagai masker yang tersedia, masker jenis Scuba seringkali dijadikan alternatif khususnya oleh muda mudi seiring penerapan kebijakan wajib masker, karena desainnya yang dianggap lebih elegan dan matching dengan gaya berpakaian, profis. Padahal, masker scuba ini ternyata sangat tidak dianjurkan untuk dipergunakan loh, profis!

Syarat masker yang efektif adalah ukuran filter atau penyaringnya harus lebih kecil daripada droplet yang akan disaring. Sementara masker scuba mungkin efektif pada partikel debu besar, namun tidak untuk mencegah bakteri masuk. Bakteri saja masih bisa masuk, apalagi virus. Ukuran virus itu sepersekian puluhnya bakteri loh, profis.

Selain itu, sifat masker ini yang cenderung elastis juga membuat potensi membesarnya pori-pori masker saat berbicara tinggi. Alhasil, lapisan masker tidak akan mampu menyaring apapun sehingga membuat pemakaian masker menjadi tidak berguna, profis.

Lalu, masker apa yang berguna di situasi ini untuk mencegah penularan COVID-19?

Masker kain tiga lapis
Masker medis. Meskipun masker medis efektivitasnya beda-beda, setidaknya tetap lebih baik daripada masker scuba.
Masker N95. Sesuai namanya, masker ini efektivitasnya 95%.

Jadi, jangan sampai tertipu dengan promosi mengenai masker scuba yang mengklaim dapat mencegah bakteri dan virus ya, profis! Gunakanlah masker yang sesuai dengan kebutuhan selama pandemi ini, dan selalu terapkan prinsip jaga jarak dimanapun profis berada!

TT Ads

One comment

  • edi
    edi
    Reply

    pantas penumpang krl di jkt sdh tidak boleh pakai scuba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *