Rizal: Jangan Libatkan Diri Sebagai Tim Sukses

MALUT POST – JAILOLO. Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Halmahera Barat berikrar tetap netral dalam momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember mendatang. Ikrar ASN ini disampaikan dalam apel pagi yang dirangkaikan dengan deklarasi netralitas ASN yang dipimpin langsung Pejabat Sementara (Pjs) Bupati M Rizal Ismail di halaman kantor Bupati, Senin (5/10).

Deklarasi yang dihadiri Forkopimda, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sauhril Abd Radjak, Ketua Bawaslu Alwi Ahmad serta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu memuat empat poin penting yang harus dikedepankan ASN. Diantaranya, menjaga dan menegakkan prinsip netralitas ASN fungsi pelayanan publik, baik sebelum atau sesudah pilkada. Menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktek intimidasi dan ancaman kepada ASN dan seluruh elemen masyarakat serta tidak memihak kepada salah satu paslon bupati dan wakil bupati. Menggunakan medsos secara bijak dan tidak boleh memuat postingan ujaran kebencian, serta tidak menyebarkan berita bohong atau hoax. Menolak politik uang dan segala pemberian dalam bentuk apapun dari orang lain ataupun pasangan calon.”Bila kami melanggar butir deklarasi dari satu sampai empat, maka kami bersedia dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Pjs Bupati saat membacakan deklarasi netralitas ASN yang diikuti para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan SKPD, serta seluruh ASN.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Setdakab Halbar ini mengatakan setelah menandatangani keputusan ini, maka saya bersama tim pengawas proaktif memantau dan mengevaluasi. “Ini dilakukan karena sudah banyak laporan yang masuk kepada saya tentang tidak netralnya ASN. Karena itu, saya akan selalu berkoordinasi dengan Bawaslu agar tindakan yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya. Orang nomor satu di Pemkab Halbar ini menegaskan, ASN sebagai pilar negara harus menunjukan sikap dan mental sebagai abdi negara. Karena itu, mulai saat ini tidak lagi mencoba-coba melibatkan diri sebagai tim sukses, karena tim internal dan eksternal cukup banyak dalam melakukan pemantauan. “Sanksinya jelas jika ASN terbukti tidak nrtral. Yakni sanksi ringan, sedang dan berat. saya juga akan dibantu Kapolres dan Kajari untuk bersama-sama melakukan pengawasan,” tegasnya (din/met)

TT Ads

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *