Apakah sepemahaman profis, Efek Domino dan Efek Kupu-kupu adalah sama? Ternyata, persepsi itu harus diperbaharui, profis! Meskipun keduanya sekilas memiliki kemiripan yang identik, namun pada penerapan dan definisinya, ternyata kedua situasi ini memiliki hasil dan syarat yang berbeda. Lantas, apa yang menjadi perbedaan antara Efek Domino dan Efek Kupu-kupu?

Efek Domino

Efek Domino adalah rantaian kejadian dimana satu hal dapat menyebabkan terjadinya kejadian-kejadian lainnya yang saling berhubungan. Seperti halnya domino yang didirikan berbaris dan bagian belakangnya dijatuhkan, maka domino-domino lain di depannya juga akan ikut jatuh dan turut menjatuhkan yang di depannya lagi.

Bilamana diamati proses jatuhnya domino-domino ini dapat kita prediksi saat domino yang paling pertama dijatuhkan. Hal yang sama terjadi pada beberapa kejadian besar di dunia yang dikategorikan sebagai imbas dari Efek Domino, dimana pada saat proses terjadi, beberapa peristiwa dapat diprediksi akan terjadi di masa mendatang.

Seperti contoh, peristiwa dimana Julius Caesar terbunuh pada saat era Republik Romawi. Dampak dari peristiwa ini tentunya dapat diraba sebelum terjadi. Yaitu terjadinya persaingan antara Marc Anthony dengan Lepidus dengan Octavian yang menyebabkan runtuhnya Republik Romawi dan terbentuknya Kekaisaran Romawi.

Efek Kupu-kupu

Selayaknya kupu-kupu yang terbang bebas dan tak beraturan, Efek Kupu-kupu dapat digambarkan sebagai peristiwa dimana suatu hal yang kecil bisa menyebabkan hal yang besar, yang biasanya hasilnya tak terduga.

Seperti contoh, kisah dari Adolf Hitler. Siapa yang sangka kalau penolakan yang pria ini dapatkan saat mendaftar di Akademi Seni Rupa Vienna mengakibatkan terciptanya buku Mein Kampf sehingga pria itu pun meraih popularitasnya sampai menjadi Führer Jerman. Hasil akhirnya, jutaan nyawa pun melayang akibat peristiwa Holocaust.

Kemudian, contoh lain dimana Alexander Fleming tidak sengaja menjatuhkan rotinya ke cawan petri yang membawa kita ke penemuan antibiotik. Jika antibiotik tidak ditemukan, akan ada banyak orang yang mati karena gangguan maupun penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

Perbedaan Utama

  • Syarat
    • Syarat utama agar suatu rangkaian peristiwa disebut Efek Domino adalah jika rangkaian peristiwa tersebut diawali dengan peristiwa yang menyebabkan peristiwa lainnya, dan seterusnya, yang saling berhubungan.
    • Syarat supaya suatu rangkaian peristiwa disebut Efek Kupu-kupu adalah jika rangkaian peristiwa tersebut diawali dengan peristiwa kecil yang kemudian menyebabkan terjadinya peristiwa yang besar, seringkali tidak berhubungan.
  • Hasil
    • Hasil dari Efek Domino bisa diprediksi dengan logika—urutan sebab akibatnya masuk akal dan dapat dianalisis—.
    • Hasil dari Efek Kupu-kupu tidak bisa diprediksi, dan seringkali melampaui probabilitas yang masuk akal.

Meskipun samar, namun perbedaan dari kedua kondisi di atas cukup untuk membuat profis lebih jeli dalam memilih diksi yang tepat dalam mengkategorikan sebuah peristiwa untuk masuk ke Efek Domino atau Efek Kupu-kupu.

Namun sebagai pembeda sederhananya, bagi penulis sendiri, Efek Kupu-kupu adalah Efek Domino dengan syarat dan ketentuan berlaku, dan sebuah peristiwa Efek Domino bisa jadi Efek Kupu-kupu juga jika memenuhi syaratnya.

TT Ads

One comment

  • kalita writer
    kalita writer
    Reply

    thanks referensinya! sangat membantu untuk kepenulisan novel saya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *