Dale Schroeder adalah satu dari banyak representasi mulianya hati manusia.

Saat orang-orang berlomba untuk mengejar harta di dunia, Dale Schroeder malah melakukan hal mengejutkan dalam hidupnya, profis. Mengabdi selama 67 tahun sebagai tukang kayu di Moehl Millwork—sebuah perusahaan di Amerika Serikat—, ternyata pria ini selalu menyisihkan sebagian besar upah yang ia terima untuk melakukan hal mulia.

Dale tumbuh di keluarga miskin, dia tidak mempunyai istri maupun anak. Dari sini saja, tentunya profis bisa menggambarkan bahwa kehidupan Dale begitu kurang berwarna dan cenderung menyedihkan. Di balik itu, Dale Schroeder adalah sosok pekerja keras dan penghemat. Ternyata, uang hasil jerih payahnya telah ia persiapkan untuk sesuatu yang besar tatkala kelak usianya senja.

Tak terasa, roda waktu terus berputar sehingga membawanya pada fase lansia. Dengan total tabungan yang mencapai $3 juta (atau setara kurang lebih Rp 4,2 milyar), tentunya akan menyulitkan baginya untuk mendistribusikan uang tersebut mengingat ia tak memiliki keturunan.

“Saya tidak pernah mendapat kesempatan untuk kuliah. Jadi, saya ingin membantu anak-anak untuk kuliah.”

Dale Schroeder

Steve Nielsen, teman Dale, adalah orang pertama yang mengetahui rencana gila itu. Ia bahkan terperanjak ketika mendengar nominal fantastis yang menurutnya bisa membuat Dale menguliahkan hingga puluhan orang.

Dale meninggalkan instruksi spesifik bahwa uangnya untuk biaya kuliah anak-anak di daerah Iowa. Dia ingin membantu anak-anak yang seperti dia dulu (tidak mampu finansial), yang mungkin akan memiliki kesempatan untuk kuliah. Memang benar apa kata Nielsen, bukan 1, 2, atau 5, tetapi 33 orang akhirnya mendapat biaya kuliah dari Dale.

“Ada satu hal yang diminta Dale sebagai imbalan. Kamu tidak bisa membayarnya kembali karena Dale sudah tiada, tetapi kamu bisa mengingatnya dan kamu bisa meniru dia.”

Kata Nielsen kepada anak-anak beruntung itu.

Pada tahun 2005, tukang kayu dermawan bernama Dale Schroeder itu meninggal dunia dan telah berhasil mengubah kehidupan 33 orang SELAMANYA. Kelompok itu menyebut diri mereka “anak-anak Dale”, dan sekarang mereka sudah menjadi dokter, guru, terapis, dan banyak profesi lain.

Dunia ini masih ada orang baik dan berguna untuk orang lain. Apakah profis mau mengambil salah satu posisi itu?

TT Ads

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *