Penggunaan Difokuskan Dampak Corona

MALUT POST – JAILOLO. Dana Desa (DD) Kabupaten Halmahera Barat yang belum dicairkan pemkab tersisa Rp 35 miliar. Ini karena pada tahap I Juni lalu pamkab mencairkan Rp 77 miliar lebih, tahap II yang dicairkan September Rp 20 miliar dan tahap III saat ini masih tersisa RP 35 miliar. “Tahap III sudah mulai dicairkan sehingga pemerintah desa (pemdes) diminta masukkan SPJ penggunaan anggaran sebelumnya sebagai syarat pencairan anggaran,” kata Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) Pemkab Halbar Asnath Sowo yang dikonfirmasi, Jumat (16/10).

Total DD tahun 2020 sebesar Rp 134 miliar lebih yang penggunaannya difokusksn pada penanggunan virs corona (covid-19). karena saat ini semua daerah lagi menghadapi penyebaran Covid-19 Jadi DD tahap I lebih difokuskan pada penanganan virus corona karena anggaran tersebut di dalamnya juga ada Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat,” kata Kepala Dinas pemberdayaan Masyarakat dn pemerintahan Desa (DPM-PD) pemkab Halbar Asnath Sowo yang dikonfirmasi, Jumat (16/10).

Mantan Camat Ibu Selatan ini mengatakan untuk DD tahap III juga masih tetep dalam penanganan Covid-19, karena untuk tiga bulan terhitung Oktober hingga Desember, pemarintah desa juga harus menyelurkan BLT Kepada warga. “Untuk tiga bulan kedepan masyarakat masih tetap menerima BLT dari pemdes dengan jumlah per Kepala Keluarga (KK) Rp 300 ribu. Jika dikalikan tiga bulan maka BLT yang diterima Rp 900 ribu,” jelasnya. (din/met)

TT Ads

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *