MALUT POST – TERNATE. Pada tahun 2021 mendatang, ada sejumlah program dari Bapelidbangda yang akan dilaksanakan. program tersebut sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendegri) No 90 Tahun 2019, Tentang Klasifikasi kodifikasi. Selain itu, nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah perpindah ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAA) Kota Ternate. Hal ini disampaikan kepala Bapelidbangda Kota Ternate Said Assegaf.

Menurutnya, di tahun 2021, Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daera (RAPBD) dan Kebijakan Umum Anggaran Sementara (KUA-PPAS) diserahkan kepada BPKAD. Sedangkan Bapelidbangda hanya fokus pada penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), RT/RW, Renstra (Rencana Strategis), dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Hasil evaluasi dari Kementerian Keuangan maupun Badan perencanaan Nasional (Bapennas), terjadi dualisme dan tupoksi antara Bapelidbangda dan BPKAD,” ujurnya.

Said menambahkan, dengan adanya pengalihan ini, Bapelidbangda sangat setuju. Menurutnya, baru pertama kali terjadi. Karena itu, pihak BPKAD Kota Ternate menolak dengan alasan ketidaksiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Mereka berharap ada transisi selama satu tahun tetap di Bapeda.

Untuk transisi, Bapeda menolak sebab harus konsisten dengan permendagri No 90 Tahun 2019. Jika tidak, akan menjadi temuan Badan pemeriksa keuangan (BPK), dan anggaran tersebut dianggap tidak sah. “Kami menolak adanya usulan transisi dari BPKAD tetapi, Bapeda akan melakukan pendampingan terhadap BPKAD dalam penyusunan RAPBD dan KUA-PPAS,” tutupnya. (mg-03/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *