MALUT POST – DARUBA. Kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai, dengan membuka pelayaran baru untuk Kapal Pelni KM Doro Londa ke Pulau Morotai, mendapat perhatian serius dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai.

Kepala BNNK Pulau Morotai, AKBP Ahmad Idris, kepada sejumlah awak media, Kamis (22/10) menjelaskan, pelabuhan merupakan wilayah yang patut diwaspadai. Karena pelabuhan biasa digunakan sebagai pintu masuk untuk suplai narkoba dari suatu daerah ke daera lain. Apalagi dengan recana kedatangan KM Doro Londa yang akan menjadikan Morotai sebagai rute perjalanan lautnya. “Pengalaman saya waktu tugas di Tidore, kami mendapat informasi jika di Kapal Tatamailau, ada informasi penyelundupan ganja sebanyak lima karung. Saat petugas menyiapkan teknis penggrebekan. Ternyata ganja tersebut telah diungkap saat kapal tiba di Sorong. Jadi terkait kebijakan rute kapal KM Doro Londa, maka kita akan Koordinasi dengan Pemda untuk membicarakan soal pengawasan. Karena ancamannya cukup besar,” kata Ahmad Idris.

Ahmad, dalam kesempatan yang sama juga mengatakan, untuk tahun ini, kasus narkoba di Morotai menurun. Bahkan belum ada kasus yang ditangani BNNK. Walau demikian, Pengawasan serta sosialisasi terus dilakukan. Hal ini guna memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba, terutama bagi masyarakat di desa. (tr-04/lid)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *