MALUT POST – TERNATE. Sebanyak 294 Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lepas) Kelas IIA Ternate Provinsi Malut, akan menyalurkan hak politik mereka dalam pemilihan Wali Kota (Pilwako) yang akan digelar 9 Desember nanti.

Total Napi ini diusulkan pihak Lapas Kelas IIA. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Ternate, Maman H saat dikonfirmasi akhir pekan kemarin mengatakan, ada 294 warga binaan yang tercatat dan masuk dalam Daftar Pemilihan Tetap (DPT) di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kata Maman, jumlah ini sudah termasuk dengan warga binaan yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Ternate. “Akan disiapkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lapas,” akunya. Meski begitu, pihaknya belum mengizinkan adanya kampenye di dalam Lapas, baik itu sosialisasi dari KPU hingga para Pasangan Calon (Paslon).

Disamping itu, Lapas juga memperketat penerapan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kami belum menerima kunjungan dari masyarakat, apalagi Paslon,” ungkapnya.

Kendati demikian, Lapas akan membuka waktu kunjungan dari pihak keluarga Napi hingga Paslon untuk berkampanye jika pusat maupun kantor wilayah Kemenkumham Malut sudah memberikan izin. “Tetapi sampai saat ini belum ada surat dari Dirjen Pas maupun kantor Wilayah. Kita kan pegawai negeri jadi harus netral, sangat tidak bagus, makanya kita menunggu petunjuk dari Dirjen Pas,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Ternate, Sujatmiko mengatakan, sampai saat ini, total warga binaan yang masuk dalam DPT sebanyak 55 orang. “Jumlah ini bisa saja berkurang dan bertambah. Kalau ada yang masuk lagi, kami selalu update kaitannya dengan TPS, digabung dengan Lapas,” pungkasnya. (mg-07/aji)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *