MALUT POST – TERNATE. Gajali Abdul Mutalib melanjutkan masa kepemimpinan Christopher Herlim sebagai ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Maluku Utara (Malut). Ini dilakukan setelah ketua lama meninggal dunia sehingga terjadi kekosongan pimpinan organisasi.

Untuk itu APINDO Malut menggelar rapat pengurus untuk membahas kelanjutan kepemimpinan organisasi. Rapat berlangsung di Hotel Sahid Bela Ternate, juga dihadiri bendahara APINDO Hani Staba, Sebtu (30/10). Wakil Ketua Bidang SDM dan Ekonomi Kreatf, APINDO Malut Aswad Zaman mengatakan kepemimpinan ini sampai bulan April tahun 2021 sebelum musyawarah daerah (Musda). Rapat pengurus juga memutuskan Dirhamzah sebagai sekretaris APINDO Malut untuk mengganti Ikbal Bopeng yang telah menjadi hakim ad hoc di Pengadilan Negeri Ternate.

PLt Ketua APINDO Malut, Gajali Abdul Matalib mengatakan setelah terjadi kekosongan sekitar 5 bulan, mengakibatkan banyak agenda APINDO, Ikbal Bopeng yang sudah menjadi hakim di pengadilan Negeri. Itu sebabnya, diadakan rapat untuk mencari pengganti. “APINDO pusat hubungi ke Malut untuk mencari ketua pengganti sehingga saya yang dipercayakan jadi Plt karena saya merupakan salah satu wakil ketua dari 9 wakil ketua APINDO Malut,” ujurnya.

Sementara Dirhamzah menuturkan, APINDO merupakan organisasi besar yang dilibatkan dalam penentuan gaji buruh, tapi jika tak ada pemimpinnya akan sulit. Karena itu dipilih pelaksana tugas, yang akan menyiapkan musyawara APINDO yang akan dilaksanakan pada April tahun depan. Untuk menyambut musyawarah, rencananya akan dibentuk pengurus APINDO kabupaten/kota. Merekalah yang memilih ketua pada Musda tahun depan. “Setelah musyawarah dan penentuan ketua umum, APINDO Malut lebih aktif dan dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk kemajuan ekonomi di Malut. Saya ajak semua perusahaan seperti tambang dan lainnya untuk bergabung dengan APINDO guna memajukan ekonomi Malut,” harapnya. (tr-02/onk)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *