MALUT POST – TERNATE. Ko Hama, sapaan akrab Calon Walikota Ternate, menghimbau agar seluruh relawan dan tim pemenangan lebih giat mengampanyekan program-program yang dicanangkan paslon Muhammad Hasan Bay dan Mohammad Asghar Saleh. Himbauan ini disampaikan setelah Ia mendapat informasi akan adanya kecenderungan menguatnya sentimen politik identitas yang hendak digaungkan pihak-pihak tertentu.

Bagi Hasan Bay, penting kiranya untuk masyarakat kota Ternate diberikan pencegahan terkait dengan program MHB-GAS. Mencerahkan masyarakat dengan program, katanya, jauh lebih baik ketimbang harus menarik mereka dalam isu-isu sentimental yang berpotensi melahirkan pertikaian.

“Setiap kali saya kunjungan di kelurahan-kelurahan, masih ada sebagian warga yang bertanya programnya MHB-GAS. Sehingga saya pikir-pikir ternyata pendukung, Tim pemenangan, simpatisan, dan relawan MHB-GAS perlu untuk lebih giat lagi menyampaikan apa saja program, visi dan misi kami untuk kota Ternate lima tahun mendatang,” tutur Muhammad Hasan Bay (18/11).

Menurut Ko Hama, waktu yang tersisa menjelang hari pemilihan pada 9 Desember mendatang. Masyarakat sudah memahami betul apa program MHB-GAS. Hasan Bai meyakini jika warga Ternate memahami programnya, besar kemungkinan mereka akan menjatuhkan pilihan kepada pasangan nomor urut tiga. Lebih lanjut, Ia mengingatkan kembali komitmen awal MHB-GAS untuk mengedepankan politik gagasan dan program.

“Program-program MHB-GAS harus dibumikan. Artinya disampaikan pada masyarakat agar mereka paham apa yang kami lakukan. Di waktu yang tersisa ini, sebelum pemilihan pada 9 Desember nanti, masyarakat kalau paham program MHB-GAS, Insha Allah mereka pasti memberi dukungan kepada kami,” imbuhnya.

Di samping itu, mantan anggota dewan ini juga menekankan agar pendukungnya tidak perlu larut dalam isu-isu identitas. Dia mengemukakan, bila sistem identitas tidak perlu direspons secara berlebihan. Katanya, manakala sudah menjurus pada fitnah dan diskriminasi. “Tidak perlu larut dengan sentimen identitas bukan berarti tidak perlu direspons. Respons atas sentimen itu perlu dilakukan sejauh itu sudah mengarah pada fitnah dan diskriminasi rasial. Ini yang saya kira perlu direspons. Di luar daripada itu, bagi saya tidak perlu. Namun inti dari ini semua adalah bumikan program MHB-GAS,” pungkasnya. (udy/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *