MALUTPOST-SOFIFI. Rencana pemerintah merelokasi warga Desa Kawasi ke tempat lain lantaran desa tersebut masuk kawasan perusahaan tambang PT. Harita, mendapat sorotan dari Sultan Tidore Husain Alting Sjah.

Husain yang juga anggota DPD RI ini mengatakan bahwa pemerintah itu bukan ansich milik provinsi. Ini harus dikoordinasikan. Sebab yang hidup sebelum pemerintahan itu ada. “Ada adat di sana. Adat inilah yang merawat, bukan 10 atau 20 tahun saja. Sebab bicara soal eksistensi adat yang menjaga pulau, alam dan daerah ini sudah ratusan bahkan ribuan tahun,” ujarnya saat ditemui, kemarin (19/11).

Karenanya, dirinya meminta kepada pemerintah agar memberikan ruang untuk berdiskusi dan berbicara dengan masyarakat adat yang ada di Daerah. “Bukan malah mengambil keputusan begitu saja. Pemerintah jangan semena-mena merencanakan apa saja yang mereka mau. Tambang-tambang menyerobot lahan warga dan sebagainya ini saya sudah ingatkan,” katanya.

Menurutnya, ia sudah menyampaikan kepada Gubernur dan jajarannya agar tidak semena-mena dan tidak sesuka hati mengeluarkan izin pertambangan. “Kasihan, alam ini diwariskan nenek moyang kepada kita agar kita menjaga alam ini dengan baik. Sehingga kita juga mewariskan dengan baik kepada generasi kita ke depan,” tuturnya.

Saat ini, perusahaan tambang melakukan eksploitasi di mana-mana. Sultan mencontohkan seperti di Gebe, Kabupaten Halamahera Timur. Hadirnya tambang kata dia, tidak menambahkan orang kaya baru. Hasil tambang yang dibawa lantas memperkaya siapa.

Karena itu, dirinya akan menyampaikan masalah pertambngan ini ke kepala daerah setempat, seperti Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Bupati Kabupaten Halmahera Timur dan sebagainya.

Dirinya juga akan membawa masalah ini ke DPD, khususnya Komite II yang menangani masalah pertimbangan untuk dibicarakan dengan Pemerintah Pusat. “Alam ini binasa bukan hanya satu dua orang yang terima dampaknya, bukan pula manusia. Tapi makhluk hidup lainnya juga akan ikut mati, dan kelak kita dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT,” tandasnya menutup. (cr-03/jfr)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *