MALUTPOST-SANANA. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) bakal panggil Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Kepsul, Julkifli Umasangaji, untuk klarifikasi terkait dugaan keterlibatan politik praktis.

Kordinator Divisi Pengawas Bawaslu Kepsul Risman Buamona dikonfirmasi Malut Post mengakui, pihaknya sudah menerima laporan terkait dugaan keterlibatan yang bersangkutan. “Sudah ada laporan. Nanti Bawaslu akan kaji dulu sebelum dipleno. Jik hasil kajian memenuhi ussur pelanggaran maka yang bersangkutan akan dipanggil untuk klarifikasi,” katanya kemarin (23/11).

Julkifli dilaporkan ke Bawaslu lantaran diduga terlibat membantu kepentingan politik calon Bupati Kepsul, Hendrata Thes. Hal ini terkuak dalam konferensi pers yang disampaikan pemilik Qit Hotel Desa Wai Ipa, Aloan Ipa Minggu (22/11).

Aloan membenarkan jika Julkifli bersama salah satu stafnya datangi kediaman Aloan dan memberi uang senilai Rp22,5 juta. Atas perintah Hendrata. “Itu pasca kampanye di Wai Ipa beberapa waktu lalu . Mereka membawa uang yang dijanjikan Hendrata sebesar Rp22,5 juta. Mereka berikan kepada saya. Tapi saya tidak tahu uang itu apakah biaya tim atau biaya sewa hotel,” ungkap Aloan. Sementara itu Julkifli dikonfirmasi Malut Post membantah pernyataan Aloan tersebut. Menurut Julkifli, dirinya dirinya tidak tahu-menahu terkait dengan pemberian uang kepada Aloan. “Itu tidak benar. Saya tidak tahu apa-apa,” kilahnya. Ditanya apakah dirinya pernah bertemu langsung dengan Aloan, dia tidak direspons. (cr-01/onk)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *