MALUTPOST.TOBELO – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Halmahera Utara (Halut), Rabu (6/1), kembali amankan dua warga Tobelo saat sedang asik hisap narkoba jenis sabu. Dua warga Tobelo yang dibekuk tersebut, diantaranya, RS alias Eky (43) warga Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo dan Waldi (27), Desa yang sama dengan lokasi yang berbeda.

Kasubag Humas Polres Halut, AKP Mansur Basing, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurut Mansur, sekira pukul 01.00 WIT (Rabu dini hari), pihaknya melalui tim opsnal Sat Resnarkoba mendapatkan informasi dari Masyarakat bahwa akan terjadinya transaksi narkoba jenis Sabu.

“Saat mendapatkan laporan tersebut, tim Opsnal Sat Resnarkoba langsung bergerak menuju lokasi,” ujar Mansur kemari. Setelah sampai ke lokasi, kata Mansur, tim langsung memantau aktivitas rumah yang diduga sebagai tempat transaksi Narkoba.

“Tim melihat orang dicurigai tersebut, keluar dari rumah dan menuju ke sebuah kios untuk membeli rokok. Satu orang yang dicurigai itu kembali ke rumah, tim langsung bergerak masuk dan mendapati terduga pelaku RS alias Eky baru selesai mengonsumsi narkotika jenis sabu,” katanya. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah Eky.

Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan satu alat hisap (bong) dan satu sachet plastik kecil yang berbentuk kristal diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat 0,06 gram, serta satu unit handphone. “Terduga pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan di kantor Sat Resnarkoba untuk diperiksa lebih lanjut,” ucapnya.

Dalam pengembangan terhadap terduga pelaku Eky, polisi berhasil menangkap satu terduga pelaku lainnya atas nama Waldi (27). Waldi kemudian diamankan sekira pukul 2.15 wit, di jalan Huboto, Desa Gosoma. Untuk penangkapan Waldi, saat itu bersangkutan sementara berada dalam kamarnya dan sedang memegang alat isap atau bong.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan satu sachet bening yang berisikan kristal diduga narkoba jenis sabu dengan berat 0,28 gram. “Keduanya saat ini sudah diamankan di Polres dengan status belum tersangka, karena masih menunggu hasil uji Labfor,” pungkasnya. (cr-04/lid)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *