MALUT POST – TERNATE. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, mulai anggota Badan Anggaran (Banggar) menyoroti terkait dengan pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada bulan Desember tahun 2020 kemarin. Hal ini disampaikan oleh Mubin A Wahid.

Mubin mempertanyakan apa yang menjadi dasar dan urgensi bagi pemerintah Kota Ternate sehingga ada kebijakan penganggaran PTT kurang lebih 953 orang. Jika dijumlahkan, keseluruhan PTT sekarang mecapai 3.836. Menurutnya, jumlah ini dapat membebani APBD di kisaran Rp 36 miliar, bahkan Rp 40 miliar. Tak hanya itu, pengangkatan PTT ini menjadi beban bagi pemerintahan yang baru. “Masalah ini jangan dianggap main-main oleh Walikota,” ujarnya.

Mubin menambahkan, DPRD juga meminta penjelasan dari pemerintah Kota, apakah sudah sesuai dengan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) atau tidak. Hal ini diharuskan, agar penempatan para pegawai sesuai dengan bidangnya masing-masing. “Penambahan sebanyak 953 orang justru menambah beban anggaran,” tutupnya. (mg-03/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *