MALUTPOST.TERNATE – Wailangan Beach Clean Up, adalah gerakan sosial yang di gagas pemuda kelurahan Takome. Gagasan ini dalam rangka menjaga laut dan bibir pantai agar tetap bersih dari kotoran sampah yang dihasilkan masyarakat maupun dibawa arus maupun ombak. Wailangan Beach Clean Up, yang dipusatkan dipantai Wailangan dan Takome ini bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Karang Taruna Takoem, BKM Takome, Dimpa Fakultas Tekhnik UMMU, IAGI Maluku Utara, GENPI Maluku Utara, HPI Maluku Utara, dan Komunitas Vespa Seho, Dispar Kota Ternate dan Laboraterium Geologi. Dalam kegiatannya, mereka melakukan bersih-bersih sampah disepanjang bibir pantai Kelurahan Takome.

“Kami mengapresiasi gerakan sosial yang melibatkan berbagai elemen ini. Gerakan seperti, jika digalakkan terus menerus maka lingkungan pantai kita akan terjaga bersih,” kata Kepala DLH Tony Sahrudin Ponto, disela kegiatan pembersihan pantai. Tony menyampaikan, pantai adalah identitas Ternate sebagai Kota Kepulauan atau kota mungil yang dikelilingi air laut. Di setiap pesisir pantai ada penghuninya. Identitas ini perlu dijaga, salah satunya kepedulian warga terhadap masalah sampah.

“Kita berharap, kegiatan Wailangan Beach Clean Up, tidak sekali ini saja. Tapi terus berjalan dan merangkul semua lapisan masyarakat,” harap Tony. Selain kegiatan pembersihan pantai, juga dilakukan penanaman dan peremajaan pohon di bibir pantai. DLH kota Ternate juga di kesempatan itu, menyerahkan kantong sampah sebagai alat penampung sampah. “Setelah ini, direncanakan akan dilaksanakan pembersihan sekali lagi di Tolire Kecil dan berkelanjutan seperti di Kastela dan lain sebagainya,” tukasnya. (udy/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *