MALUTPOST.TERNATE – Badan Kehormatan (BK) DPRD melakukan rapat internal, Jumat (8/1) kemarin. Rapat tersebut membahas beberapa agenda yang akan DPRD kedepan. Dari hasil rapat tersebut ada beberapa item yang akan direvisi. Salah satunya kode etik DPRD. Hal ini disampaikan ketua BK Makmur Gamgulu. Menurutnya, kode etik DPRD dan tata beracara bakal direvisi.

Sebab, ada beberapa pasal yang memiliki kelemahan. Kemudian berkaitan dengan disiplin anggota DPRD, terdiri dari dua hal, yaitu disiplin waktu yang menghadiri rapat serta disiplin disiplin dalam berpakaian.

Menurutnya, di DPRD belum memahami mana PSH dan bebas rapi, mana itu PSR serta PSL. Terkadang, dalam undangan PSH mereka datang menggunakan pakaian bebas rapi. “Hal ini yang akan diterbitkan,” ujarnya.

Makmur menambahkan, BK juga sudah memproses permasalahan antara Jusuf Sunya dan Yamin Rusli. Hanya saja belum sempat dilakukan pemanggilan terhadap kedua pihak, untuk klarifikasi. Karena dengan adanya pandemi Covid-19, keduanya belum memilki waktu untuk hadiri undangan. Menurutnya, persoalan ini akan ditindaklanjuti lagi oleh BK, apakah diteruskan atau dihentikan. “Pada rapat kemarin semua sudah sepakat agar permasalahan tersebut dihentikan. Nantinya ada surat resmi penghentian yang akan dibuat,” sebutnya.

Selain itu, kehadiran para anggota DPRD ditahun 2020, masuk dalam kode etik berkaitan dengan rapat undangan. Tahun 2020 rapat absensi menggunakan virtual. Sehingga pertanggungjawaban hampir tidak ada. BK sudah mengevaluasi, tetapi tidak disurati dengan pertimbangan covid. “Kedepan, BK mendesak agar lebih tertib mengikuti rapat di tahun 2020,” tutupnya. (mg-03/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *