MALUTPOST.TERNATE – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) akhirnya melengkapi laporan dugaan pelanggaran ode etik oknum anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepsul, Ivan Sulabesi Buamona (ISB), dan telah memasukkannya ke Bawaslu Malut malam tadi. Laporan aduan tersebut diterima Kepala Bagian (Kabag) Hukum Bawaslu Malut Irwanto Djurumudi. Ia menyebutkan, ada dua laporan aduan yang dimasukkan Bawaslu Kepulauan Sula. Tidak hanya terhadap ISB, melainkan juga seluruh komisioner KPU Kepsul

Dia mengatakan, laporan pertama yakni terhadap ISB yang diduga mengarahkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk membiarkan pendamping pemilih disabilitas mencoblos lebih dari satu kali pada hari H pemungutan suara 9 Desember 2020 lalu. Kemudian yang kedua adalah pengaduan terhadap seluruh komisioner KPU Kepsul yang tidak menindaklanjuti rekomendasi PSU yang dikeluarkan Bawaslu untuk TPS 1,2,3,4,5, Desa Mangoli, dan TPS 1 Desa Waitulia Kecamatan Mangoli Tengah terkait pemungutan suara 9 Desember lalu.

“Jadi, ada dua laporan pengaduan dugaan pelanggaran kode etik yang sudah kami terima dari Bawaslu Kepulauan Sula,” ucap Irwanto saat ditemui diruang kerjanya malam tadi. Irwanto yang juga Tim Pemeriksa Daerah (TPD) DKKP wilayah Malut bilang, berkas tersebut selanjutnya akan disampaikan ke Dewan Penghormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI pada 19 Januari pekan depan. “Kita akan segera sampaikan ke DKPP, rencananya tanggal 19 Januari,” tandasnya. (mg-01/jfr)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *