Tiga OPD Bermasalah

MALUTPOST.TIDORE – Inspektorat Kota Tidore Kepulauan akan mengaudit sisa anggaran Covid-19. Pasalnya, sisa anggaran covid sebesar Rp 20 miliar lebih belum diaudit sama sekali. Sesuai data dan informasi, total anggaran Covid yang di-refocusing tahun kemarin senilai Rp 30 miliar lebih. Namun dari total ini, baru 10 miliar lebih yang diaudit. “Jadi sisa Rp 20 miliar lebih belum diaudit sama sekali,” ungkap Arif Radjabessy selaku kepala Inspektorat saat dikonfirmasi Rabu (27/1).

Disebutkan Arif, sisa anggaran kurang lebih Rp 20 miliar itu dialokasikan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Berikut Disperindakop, Disperkim dan Bagian Umum. Untuk total Rp 20 miliar lebih yang dialoaksikan kebeberapa OPD itu telah diaudit.

Dana covid tahap pertama yang sudah diaudit senilai Rp 2,5 miliar kemudian tahap dua, Rp 7,4 miliar dan tahap tiga 14,7 miliar di Dinsos serta tahap UV seebsar Rp 3 miliar lebih. Dia menjelaskan, alokasi dana covid tahap III di Dinas Sosial diaudit secara terpisah karena berkaitan langsung dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Namun kata dia, tidak semua alokasi dana Covid di Dinsos itu diaudit. Hanya beberapa desa di tiap kecamatan yang diambil sebagai sampel audit. Sementara hasil audit tahap IV senilai Rp 3 miliar lebih, Inspektorat menemukan masalah yang cenderung berkaitan dengan administrasi dalam Laporan Pertanggungjawaban (LP).

Masalah administrasi yang menjadi temuan Inspektorat ini di BPBD, Dishub dan Satpol PP. Namun temuan ini sudah diminta pihak Inspektorat agar dikembalikan untuk disetor ke Kas daerah (Kasda). “Anggaran yang diaudit itu semuanya sekitar Rp 10 miliar lebih dari jumlah refocusing Rp 30 miliar lebih,” ujarnya.

Hasil Audit akan disampaikan secara tertulis dan diserahkan ke Walikota. Sementara sisa dana Covid-19 yang belum, akan diaudit dalam waktu dekat. “Semua dilakukan secara bertahap, mengingat anggaran pengawasan kami terbatas,” tandasnya. (aby/aji)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *