MALUT POST – TERNATE. Polda Maluku Utara (Malut) terus berupaya melakukan penanganan Covid-19. Setelah launcing Lomba Kampung Tangguh Kie Raha, Jumat (5/2) lalu, Kapolda Malut Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K kembali memimpin kegiatan bakti sosial. Berupa pembagian paket sembako dan penyemprotan desinfektan. Langkah ini dilakukan selain untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, juga sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kegiatan ini digelar Sabtu (6/2) akhir pekan kemarin.

Bantuan sosial yang dibagikan berupa paket sambako serta bingkisan berisi alat protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Sementara lokasi penyemprotan disinfektan dipusatkan pada lokasi wisata di Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate. Selain Kapolda, kegiatan itu juga dihadiri para pejabat utama Polda Malut dan Kapolres Ternate.

Kegiatan Baksos sendiri, dimulai dengan penyerahan paket sambako dan pemakaian masker secara simbolis oleh Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K kepada masyarakat di Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Pulau Ternate.

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Adip Rojika. S.I.K, M.H mengatakan, pada Jumat (5/2) lalu, Lomba Kampung Tangguh sudah di-lauching oleh Gubernur dan Kapolda Malut. Lamba ini merupakan salah satu langkah untuk menggelorakan pencegahan dan penanganan Covid-19 di masyarakat Malut.

Setelah di-launching, saat ini seluruh Kampung Tangguh yang ada di Maluku Utara meningkatkan kegiatan sesuai dengan tujuan dibentuknya Kampung Tangguh. “Setelah launching Kampung Tangguh, dilanjutkan dengan baksos dan penyemprotan disinfektan yang merupakan upaya-upaya Polda Malut dalam pencegahan Covid-19,” tandas Juru Bicara Polda Malut ini.

Pelaksanaan baksos ini, sambungnya, berupa pembagian bingkisan yang berisi alat, obat-obatan dan vitamin, 30 karung beras dan 50 dus paket sambako. Baksos ini berlangsung di tiga titik, yaitu, kawasan pantai Sulamadaha, kawasan pemukiman penduduk di Kelurahan Sulamadaha serta masyaerakat Kelurahan Takome Danau Tolire. “Penyemprotan disinfektan sasarannya di tempat-tempat yang menjadi titi keramaian warga seperti warung makan, fasilitas publik, lokasi objek pariwisata seperti di Sulamadaha, Jikomalamo dan Danau Tolire,” terangnya.

Dengan dilaksanakannya bakti sosial ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat yang mempunyai kelebihann rezeki untuk berbagi, bersedekah untuk bersama-sama meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. “Melalui kegiatan ini juga berharap kesadaran masyarakat semakin tinggi dan patuh untuk penarapan 5M (memakai masker, mencuci tangan, mencegah kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas). Bila masyarakat semakin sadar maka langkah pencegahan Covid-19 akan semakin baik,” pungkas Kabid Humas. (rls/rul/*)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *