MALUTPOST-TOBELO – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halmahera Utara Irfan Soekoenay menilai berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Frans Manery Mukhlis Tapi-tapi ini meninggalkan banyak masalah. “Lima tahun sudah dilewati dengan meninggalkan sejumlah problem pembangunan yang tak mampu dituntaskan,” kata Irfan yang juga anggota DPRD Halut ini kepada Malut Post, Selasa (16/2).

Menurutnya, akses pelayanan publik seperti jalan, jembatan seperti pelayanan publik lainnya di sejumlah kecamatan. Yakni Loloda Utara, Loloda Kepulauan, Kao Barat dan sejumlah kecamatan lainnya tak mampu diselesaikan. “Harapan kami agar pemimpin baru nanti bisa menyelesaikan sejumlah problem tersebut,” harapnya.

Masalah lainnya yang dicatat adalah, program Multi Years ruas jalan menuju Loloda Utara yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah itu hingga akhir masa jabatan tidak mampu dituntaskan.

Selain itu, utang pemerintah darah BPJS kurang lebih Rp 8 miliar yang berdampak pada pengalihan warga tidak mampu selaku peserta BPJS menjadi pasien umum terhitung 3 Februari 2021 lalu. “Sejumlah problem itu menjadi catatan kegagalan dalam pemerintahan ini,” tandasnya (rid/met)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *