Perintah PMK dan Pemotongan Dana Transfer

MALUTPOST.TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) di bawah bayang-bayang krisis keuangan. Jika tidak lihai mengatur keuangan, maka di pertengahan tahun bakal mengalami kesulitan keuangan.

Ancaman krisis keuangan ini, dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya, pemotongan dana transfer sekitar Rp20 miliar dari Menteri Keuangan. Pemotongan ini berdasarkan peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 17/PMK.07/2021. Selain itu, beban utang kegiatan pihak ketiga tahun 2020 sekitar Rp34 miliar, ditambah penyesuaian belanja penanganan vaksinasi ke tim satgas covid 19 sekitar Rp20 miliar. Sejumlah beban ini berdasarkan keputusan menteri keuangan nomor 30/KM.7/2021.

Hanya saja untuk anggaran dukungan vaksinasi tidak mutlak sebesar 20 persen. Tapi disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Salah satu pos belanja yang menjadi alternatif untuk menangani dukungan vaksinasi adalah dana tak terduga (DTT).

Sementara yang dianggarkan pada APBD induk hanya sekitar Rp10 miliar.

Pelaksana Harian (PLH) Wali Kota Ternate Jusuf Sunya, mengaku pemerintah bersama DPRD telah melakukan rapat dalam rangka refocusing anggaran 2021. Kata Jusuf, PMK nomor 17 tentang pemotongan dana transfer membuat pusing pemerintah daerah. Sebab PMK keluar setelah APBD disahkan.

“Ini sama halnya kita menyusun ulang APBD. Belum lagi beban utang, teknis angka pasti penyesuaiannya sementara lagi dihitung Bagian Keuangan,” akunya.

Jusuf mengaku, dengan refocusing ini tentu banyak kegiatan yagn akan terpaksa dipangkas. Dia mengaku sudah bicara ke SKPD agar merelakan saja kegiatannya dipangkas.

“Yang kita pertahankan dan harus dahulukan pembayaran itu TPP, kasihan pegawai sudah banyak mengeluh. Termasuk saya juga merasakan dampaknya,” akunya sambil tertawa. Sembari mengatakan, kalau PMK ini keluar sebelum APBD disahkan, penyesuaiannya lebih gampang. “Belum lagi perubahan sistem SIMDA ke SIPD. Jadi anggaran belum sempat digunakan, diperintah pangkas lagi, “tukasnya. (udy/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *