Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

MALUTPOST.TIDORE – Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pribahasa ini patut dialamatkan kepada FJ, oknum Warga Bina Pemasyarakatan (WBP) yang sementara menjalani masa hukuman di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Soasio. FJ Akhirnya kembali berurusan dengan hukum karena kedapatan memiliki ganja.

Narapidana dengan kasusu narkotika ini diketahui tertangkap tangan menyimpan satu linting ganja. Ini terungkap melalui kerja sama antara pihak Rutan bersama tim Resmob Cobra Kie Matubu Polres Tidore, Senin 22 Februari kemarin.

Barang bukti ganja ini didapat saat pihak Polres hendak memindahkan FJ dari sel tahanan Polres ke Rutan. Sebelumnya FJ dititipkan pihak rutan ke sel tahanan Polres Tikep dalam rangka pembatasan tahanan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Maklum, sel tahanan di Rutan sebelumnya sempat full. Tapi setelah itu, FJ lalu dikembalikan ke sel tahanan Rutan.

Namun sebelum masuk ke sel Rutan, seperti biasa. Para petugas sipir melakukan penggeledahan dan pemeriksaan semua barang bawaan milik FJ. Tanpa disangka saat barang bawaan milik FJ. Tanpa disangka barang bawaan FJ diperiksa, ditemukan satu linting ganja yang disimpan dalam tas miliknya.

Benar saja. Dari hasil penggeledahan polisi menemukan daun, batang dan biji yang diduga ganja. Barang bukti ini disimpan terpisah. Yakni di lemari dapur dan kamar milik FJ. Barang bukti tambahan hasil penggeledahan langsung diamankan ke Polres.

Kasat Reskrim Polres, IPTU Redha Astrian saat dikonfirmasi Senin (1/3) membenarkan informasi tersebut. Disebutkan Redha, barang bukti satu linting ganja yang ditemukan seberat 0,53 gram, 1 buah tas jinjing biru, 2 sachet sedang yang diduga berisi biji, batang dan daun ganja kering dengan berat bruto 15,69 gram. Selain itu, pihaknya juga menemukan 1 pack plastik bening dan 1 kaleng rokok merk Gudang Garam.

Atas perbuatannya, FJ kembali ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal pasal 111 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Saat dilakukan pemeriksaan urine juga postitif,” ungkap Kasat. Lewat kesempatan ini, ia lalu Kasat menyampaikan terima kasih ke pihak Rutan kelas II B Soasio yang telah bekerja sama dalam upaya pemberatasan narkotika di Tidore. “Semoga kerja sama dan koordinasi ini tetap erat dan terjalin semakin baik,” harapnya menutup. (aby/aji)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *