MALUTPOST.TERNATE – Tim satgas penanganan Covid-19 Kota Ternate telah menggelar rapat, terkait mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah. Rapat yang dipimpin langsung ketua tim Satgas Covid-19 Kota Ternate, M Tauhid Soleman di kantor Wali Kota Ternate, Jumat (30/4) pekan kemarin. Rapat tersebut merupakan tindaklanjut atas surat edaran dari tim satgas pusat nomor 13 tahun 2021 beserta adendumnya, terkait pelarangan mudik lebaran mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Serta tindak lanjut edaran dari tim Satgas Provinsi Maluku Utara (Malut) tentang peniadaan mudik hari raya idul fitri 1442 dan upaya pengendalian penyebaran covid-19 selama bulan suci ramadhan dalam wilayah provinsi Malut.

Sekretaris tim Satgas Kota Ternate Arif Abdul Gani menjelaskan, berdasarkan edaran dari tim Satgas Provinsi Malut, maka mudik tetap dapat dilakukan antar Kabupaten/kota pada tanggal 6 sampai dengan tanggal 17 Mei 2021. Dengan catatan dilakukan pengawasan prokes secara ketat. Salah satu pertimbangan mudik tetap dilakukan, karena seluruh Kabupaten/Kota di Wilayah Maluku Utara berada pada zonasi kuning.

“Tanggal 6 sampai dengan 17 Mei (Mudik) tetap dapat dilkaukan, namun dengan pengawasan prokes yang ketat,” kata Arif. Perihal rapid test antigen juga tidak diwajbkan bagi pemudik.

Arif menjelaskan, berdasarkan surat edaran, rapid test akan dilakukan jika memang diperlukan. Misalnya, pada suatu tempat terdapat kerumunan maka akan dilakukan rapid test secara acak oleh petugas dilapangan.

“Rapid test secara acak ini untuk mendeteksi apakah virus (Covid-19) ada diantara kerumunan itu atau tidak. Untuk teknis pengawasan prokes dikembalikan ke daerah amsing-masing,” jelas Arif menutup. (tr-01/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *