MALUTPOST.TERNATE – Pembangunan Pertashop di RT08 Kelurahan Jambula rupanya ditolak oleh warga sekitar. Hal ini ditandai dengan bentuk protes dengan cara menggelar aksi unjuk rasa pada Sabtu (1/5) kemarin.

Aksi yang dimulai sore hari dipimpin Harsari selaku koordinator. Menurutnya, jarak pembangunan pertashop sangat berdekatan dengan pemukiman warga. Karena itu, mereka menilai akan dapat membahayakan kawasan sekitar.

“Dampak yang nantinya ditimbulkan itu sangat berbahaya, sehingga warga menolak. Ini yang harus jadi perhatian,” ujar Harsali.

Harsali mengatakan, warga akan menggelar aksi protes susulan, dengan menggerakkan massa yang lebih banyak lagi. Aksi susila itu dilakukan, jika pertashop tetap bangun di lokasi tersebut. Menurutnya total ada ada kurang lebih 10 rumah yang berdekatan. Dalam aksi unjuk rasa pun memiliki beberapa tuntutan, yakni Pembangunan pertashop harus berdasarkan kesepakatan warga, dan wajib dipindahkan ke lahan yang jauh dari pemukiman warga setempat, pembangunan wajib dihentikan tidak mengantongi UKL/UPL, pembangunan pertashop harus dihentikan karena BBM di Jambula tidak mengalami kelangkaan dan harus dipindahkan ke Kelurahan yang mengalami kelangkaan BBM. Mereka juga meminta pihak PT Pertamina harus melakukan verifikasi lapangan, agar bisa melihat bagaimana dampak pembangunan pertashop yang diprotes warga sekitar.

Selanjutnya, aksi protes warga mendapat respons dari DPRD Zainul Rahman. Menurutnya, DPRD meminta kepada pihak Kelurahan, Dinas terkait dan Pertamina untuk bisa mengakomodir tuntutan warga. Ia meminta untuk pembangunan dihentikan dulu sebelum izinnya lengkap, termasuk persetujuan dari wartr-03/yun)ga sekitar. Zainul juga meminta Dinas teknis seperti Perkim dan DLH bahkan kelurahan harus proaktif, dengan memprotes warga yang merasa resah.

“Harus ada izin IMB dari Perkim dan UKL/UPL dari DLH, serta persetujuan warga baru bisa dibangun. DPRD dapil IV mendukung aksi yang dilakuka oleh warga, sebab ada kekhawatiran dengan lokasi yang sangat dekat pemukiman. Harus ada solusi secepatnya,” tutupnya. (tr-03/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *