MALUT-POST TERNATE Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sudah mendapatkan target pendapatan daerah, tidak melibatkan Satuan kerja perangkat Daerah (SKPD). padahal SKPD dinilai memilki nilai peran penting dalam memenuhi target yang ditetapkan TAPD tersebut. Hal itu mendapatkan respon dari ketua DPRD Muhajirin Bailussy.

Karena itu, DPRD memintah kepada TAPD agar dalam menetapkan pemungutan harus libatkan OPD. Sebab jika target yang ditetapkan tinggi, namun realisasinya tidak sesuai maka ini harus didiskusikan. ” Ada potensi yang bisa mendorong pendapatan, karena itu harus segera mendorong pendapatan, karena itu harus segera didorong agar bisa dimanfaatkan untuk daerah. Karena itu, harus ada koordinasi sehingga target dapat direalisasikan,” ujarnya Muhajirin.

Kota juga harus mengambil langkah menyangkut dengan sistem pemungutan pajak dan retribusi yang masih manual. Sebab masih berpotensi mengalami kebocoran. Menurutnya, langkah kerobosan yang harus diambil yakni dengan mengunakan sistem elektronik. Sistem ini digunakan untuk mencegah kebocoran dari sektor retribusi. Seperti dipasar, yang bertugasnya masih mengunakan karcis.

” Petugas yang berada dilapangan sebagai penagihan retribusi maupun pajak, harus diperhatikan kesejahteraan. Agar mobilitas mereka dalam memungut biaya pendapatan bisa maksimal. kalau tidak didorong dengan kesejahteraan akan banyak yang bocor,” katanya.

Muhajirin menambahkan, jika insentif para petugas ada, maka potensi untuk bocor bisa berkurang. Tetapi DPRD kembali tegaskan, sistem dari manual ke elektronik segera diberlakukan. ” yang sudah ada seperti didepan Jatilan Mall harus segera diperbaiki, agar bisa digunakan. Masalah ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah kota,” tuttupnya (tr-03/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *