MALUT-POST TOBELO Pemerintah Kabupaten (pemkab) Halmahera Utara memberlakukan larangan mudik lebaran. Ini dilakukan sebagai uapaya memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19). “Mudik lebran ini hanya akan menciptakan kerumunan ditengah fokus pemerintah mencegah penyebaran covid yang terjadi saat ini,” kata PJ Bupati Syaifudin Djuba saat memimpin apel pasukan operasi ketupat 2021 di halaman Mapolres Rabu (5/5).

Selain larang mudik ini, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah membentuk 5 pos pengamanan yang ditetapkan di kawasan pasar Inpres Tobelo, pos Terminal Wosia, pos Galela, pasar kao dan pos Tetewang. Upacara ini dihadiri ketua DPRD Yulius Dagilaha, Dandim 1508 / Tobelo Letkol Inf I putu Witharsana Eka putra, ketua pengadilan I Gusti Ngurah putu Rama Wijaya, Mewakili Dansatgas Yonarmed 8/ UY Lettu Arm Risky Maulana, Mewakili Danki C 732/Banau Yonif Raider Khusus Letda Inf Arif subekti, Dansubdenpom XVI/1-1 Tobelo Letda Cpm Yudha dan penjabat utama polres.

Sementara apel gelar pasukan di Halmahera Barat yang dipimpin Wakil Bupati Djufri Muhammad itu diikuti 1 Regu koramil Jailolo, 1 Regu sat Sabhara polres, 1 Regu Gabungan staf polres Halbar, 1 Regu sat Lantas, 1 regu Res. Intel polres, 1Regu Dishub, 1 Regu satpol PP dan 1 Regu BPBD. Sementara Wabup saat membacakan amant Kapolri mengatakan tahun ini kita diperhadapkan dengan berbagai permasalahan. bauik covid-19 maupun pengamanan tahapan pilkada. Selain itu, tindakan kriminalitas, aksi terorisme hingga bencana alam.” Operasi ketupat dalam rangka pengamanan idul fitri yang disusun Mabes polri dan tindaklanjuti seluruh jajaran ini telah dipersiapkan. Baik dari perkiraan ancaman,cara bertindak dan penggelaran personel. karena itu, diharapakan bisa diimplementasikan untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, saat ini pemerintah masih terus berjuang menekan laju perkembangan covid-19 dengan berbagai kebijakan anatara lain, penerapan prokes, vaksinasi dan PPKM Mikro yang dinilai cukup afektif,” kita harus bahu membahu bersinegri untuk mencegah penyebaran covid-19,”harapanya.

Orang nomor dua di pemkab Halbar ini mengatakan operasi ketupat ini berlangsung 12 hari terhitung 6 sampai17 Mei 2021 dengan mengedepankan pencegahan, deteksi dini dan penegakan hukum. Hadir dalam kegpabung Kodim 1501/Ternate Mayor Baura. (rid/met/met)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *