Batalkan SK Pemberhentian Akademisi Dinilai Berdamak Buruk

MALUT POST-TERNATE. Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman menganulir SK pemberhentian 466 Pegawai Tidak Tetap (PTT), yang ditandatangani oleh Pj Wali Kota Ternate Hasyim Deang Barang pada 23 April 2021 lalu. Pembatalan SK pemberhentian ini disampaikan langsung M Tauhid Soleman malalui konferensi pers, di kantor Walikota, sore kemarin (7/5).

Ada empat poin yang diutarakan Tauhid dalam keterangan persnya. Pertama, bahwa kebijakan pemberhentian tian PTT oleh Pj Wali Kota Ternate (Hasyim Deang Barang) segera dibatalkan dengan kebijakan serupa, yakni Sk pemberhentian oleh Wali Kota defenitif. Sehingga selanjutnya akan dikeluarkan SK Wali Kota definitif tentang pembatalan atas keputusan sebelumnya.

Kedua, dasar pertimbangan pemberhentian PTT adalah, kebijakan pemberhentian belum diyakini kevalidannya. Karena tim verifikasi tidak bekerja secara efektif serta tidak dilandasi dengan keabsahan dokumen, berupa kehadiran dan aktivitas PTT di lingkungan kerja. Sehingga keputusan pemberhentian dinilai tidak transparan dan tertutup. Bahwa putusan pemberhentian oleh tim verifikasi harus libatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga kelak putusan pemberhentian dapat dipertanggung jawapkan.

“Untuk itu, saya selaku Wali Kota sekaligus pejabat pembina kepegawaian (PPK) membatalkan surat keputusan Pj Wali Kota Ternate nomor: 800/ 1260.a/ 2021 tanggal 23 April 2021, tentang pemberhentian PTT 466 orang,” kata Tauhid dalam konferensi pers yang juga didampingi tin verifikasi serta BKPSDM Kota Ternate.

Poin keempat, dari kebijakan tersebut, kedepan pemerintah Kota Ternate tetap menata kembali PTT melalui analisa beban kerja (anjab). Sehingga dapat diketahui berapa besar kebutuhan PTT, termasuk mengevaluasi kembali kebijakanperekrutan PTT berdasarkan beban anggaran daerah dan beban kerja di masing-masing OPD. (tr-01/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *