MALUT-POST-TERNATE Para Pedagang yang menggunakan lapak di kawasan Terminal Gamalama, membayar retribusi ke Dinas Perhubungan (Dishub) sebesar 300 ribu rupiah per bulan. Ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ternate, Faruq Albaar, kemarin (21/7).

Faruq menyebut, totalnya ada sekitar 40 lapak yang berada di kawasan terminal. Namun yang sudah difugsikan masih sekitar 30 lebih. Sehigga dari sekitar 30 lapak tersebut, pembayaran retribusi sudah mulai dilakukan oleh para pedagang. “Pembayarannya bagus. Ada yang sudah bayar empat bulan, ada yang dua bulan.

Karena tergantung kapan mereka (pedagang, red) mulai masuk,” kata Faruq. Dia memastikan, aktivitas pedagang melalui lapak-lapak tersebut tidak mengganggu aktivitas kendaraan di dalam terminal. Namun ditegaskan, kepada para pedagang untuk tidak membuat peneti di depan lapak masing-masing. Karena ini juga sudah dilarang oleh Wali Kota beberapa waktu lalu.

“Tidak bisa dibuat tambahan (peneti, red), sehingga fungsi dari pada terminal bisa berjalan lancar. Karena kalau dibuat tambahan nanti sempit,” terangnya. Soal ruang tunggu di terminal Gamalama, Faruq menyebut belum bisa dibangun tahun ini. Bahkan ia memastikan akan sulit jika anggaran pembangunan ruang tunggu ini diusul pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD P). “Jadi, Insyah Allah ke depan nanti kita usahakan ,” tandasnya menutup. (tr-01/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *