MALUT-POST-TERNATE Ketersediaan obat bagi pasien isolasi mandiri perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Kota Ternate, melalui dinas Kesehatan. Pasalnya, salah satu keluargah pasien isolasi mandiri di RSUD Chasan Boesoerie mengeluh. Keluhan ini akibat tidak tersediannya obat oseltamivir dan Azithromycin di apotek RSUD.

“Kami membeli obat tersebut dengan resep dokter, namun stoknya tidak ada,” ungkap pasien yang tidak mau namanya dikorankan tersebut. Azithromycin adalah antibiotik yang digunakan untuk pengobatan sejumlah infeksi seperti infeksi telinga tengah, radang tenggorokan, radang paru-paru, diare pelancong, dan infeksi usus tertentu. Azithromycin juga dapat digunakan untuk sejumlah infeksi menular seksual, seperti infeksi klamidia dan gonore. Azithromycin juga dapat digunakan untuk mengobati malaria jika dikombinasikan dengan obat lainnya.

Sekretaris dinas Kesehatan Kota Ternate Anwar Kamarudin mengatakan, obat antibiotik Azithromycin 500 mg tidak tersedia lagi sejak bulan juni 2021 hingga sekarang. Saat ini dinas Kesehatan sementara melakukan proses pengadaan lewat E. catalog. Sedangkan obat antivirus oseltamivir 75 mg tablet baru masuk pada tanggal 9 Juli 2021 sebanyak 1500 tablet. Untuk obat antivirus ini sudah terdistribusi ke puskesmas sebanyak 950 tablet.

“Sisa stok terdapat pada gudang farmasi dinas Kesehatan 550 tablet. Untuk obat azitromycin belum diketahui kapan stoknya datang di Kota Ternate,” sebutnya. (tr-03/yun)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *