MALUT-POST-TERNATE Hasil bumi dan hasil perikanan di Maluku Utara (Malut) sangat melimpah. Namun sayang ekspor komoditi unggulan ini tidak langsung dari Malut, melainkan dari provinsi lain. Kepala kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya pabean C Ternate Dicky Hadi pratama menunturkan, ekspontir yang knsisten ekspor non tambang seperti hasil bumi dan perikanan, langsung dari Malut dan tercatat di Bae Cukai Ternate hanya dua yaitu, kepiting bakau yang pengumpulannya dari sofifi dan Harta Samudera dari Morotai. kedua ekportir konsisten ini melakukan ekpor dari Malut, trennya meningkat. sementara lainya tidak Malut, tapi lewat provinsi lain da mengunakan perusahaan yang ada diwilayah itu, seperti surabaya. “saya bacan berita ekspor VCO 8 ton yang dilakukan 2 kali dari malut, tapi setelah cek, ternyata tidak melalui kantor Bea dan Cukai Ternate dan mengunakan nama perusahan lain untuk ekspor, “ungkapnya.

Bea Cukai Ternate akan sasar eksportir yang dilakukan ekspor melalui provinsi lain, sehingga mereka melakukan ekspor langsung dari Malut ini untuk meningkatkan nilai tambahan bagi Malut. Bea dan Cukai berupaya mengfasilitas biaya logistik, agar ekspor yang dilakukan langsung dari Mlaut dan tercatat di Malut sebagai daerah penghasilan komoditi. Upaya lain yang dilakukan Bea dan Cukai yaitu memfasilitaskan eksportir, terutma eksporti baru untuk mencari pasar dilaut dengan cara melakukan FGD Jepang, India, dan Singapura. Harapnya berbagai upaya itu dapat meningkatkan ekspor langsung dari Malut dan menekan ekspor dari luar.

Selain itu dia mengatakan sudah berkoordinasi dengna pemerintah setempat, seperti Dinas Pertanian tapi sementara masih fokus dengan mutu.Karena rumus ekspor yaitu meningkatkan kualitas, kuantitasi dan kontinuitas. jika tiga hal ini jika tidak terpenuhi, maka menghubungkan dengan pmbeli diluar negeri, akan menjadi masalah. Berbeda jika syarat ekspor terpenuhi maka, akan menekan biaya dan lainnya. Dia menambahkan selain ekspor koditi perikanan dan hasil bumi, Malut didominasi tambang. Treneskpor tamabng sekarang tambah meningkat, seperti di IWIP Halteng ada smelter baru yang semua proyeksinya ekspor, begitu juga di Obi Halsel. (cr-02/onk)

By Romario