MALUT-POST-TERNATE           Rencana kunjungan Presiden Rebuplik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Maluku Utara (Malut) dalam rangka pengresmian Masjid Raya Shaful Khairaat di Sofifi Ibu Kota Provinsi Sofifi, pada Kamis (7/10) belum bisa pasti. Pasalnya, sampai saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) belum mendapat kepastian resmi dari Istana Negara. Ini diakui Sekretaris Provinsi (Sekprov) Samsuddin A. Kadir ketika ditemui di kantor Gubernur, Senin (4/10).

“Hingga saat ini belum ada surat resmi dari Istana soal kunjungan pak presiden,” aku Sekprov Kendati belum ada kepastian Samsuddin mengaku, Pemprov tetap melakukan persiapan pengresmian Masjid. Jangan sampai H-1 pihak ada kabar mendadak dari Istana kepastian kedatangan presiden.” Jadi kita tanya antisipasi saja, jika memang tanggal 7 pak presiden datang maka kita sudah siap, jika belum ada kepastian maka kita tetap menunggu arahan dari pihak istana,” katanya.

Mantan Pejabat bupati pulau Morotai ini mengaku, saat ini pemprov masih terus berkoordinasi dengan pihak Paspamres melalui Korem 152 Babullah, jika sampai tanggal 7 nanti belum ada kepastian, maka peremian masjid ditunda.” Jika belum ada kepastian kunjungan presiden, maka peresmian masjid ditunda,” pungkasnya. (din/udy)

By Romario