MALUT-POST-TERNATE Direktorat polisi perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Maluku Utara (Malut) dipastikan akan melakukan pendalaman atas insiden tenggelamnya Julkifli (37), salah satu nelayan asal Kelurahan Fitu Kecamatan Ternate Selatan Kamis (15/7) kemarin. Langkah yang dilakukan Dit Polairud karena Julkifli sampai ini belum ditemukan

Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Suherman saat ditemui Malut post, Jumat (16/7) mengaku, salah satu rekan korban atas nama Rahman (37) sudah diamankan. Tindakan ini diambil personilnya dengan maksud untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi terhadap Rahman.

“Walaupun dia (Rahman, red) belum dicurigai atas hilangnya Julkifli tetapi kita harus mengantisipasi terlebih dahulu sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Apalagi keluarga korban cukup banyak menunggu di sana, (pantai Fitu) saat kejadian. Maka dari itu, Rahman akhirnya kita bawa kepolsek Ternate Selatan untuk diamankan sementara,” aku Suherman.

Setelah ini kata Suherman, pihaknya akan menyerahkan proses pencarian Julkifli ke Dit Polairud polda untuk diproses lebih lanjut dan didalami, guna mencari tahu apakah kasus ini murni kecelakaan ataukah ada unsur tindak pidana. “Jika kita hanya melakukan tindakan awal, yakni mengamankan Rahman. Untuk proses penyelidikan akan dilakukan Dit polairud polda Maluku Utara,” jelas Suherman.

Sementara Direktur Polairud, Kombes (Pol) Raden Djarot Agung saat dikonfirmasi secara terpisah mengaku, belum menerima informasi resmi dari polsek Ternate Selatan. ” Saya belum dapat informasi dari Ternate Selatan,” katanya. Saat ini, kata Raden, pihaknya masih membackup Basarnas melakukan pencairan terhadap korban Julkifli yang dinyatan hilang. “Sementara ini anggota saya masih fokus membantu tim SAR melakukan pencairan,” tandasnya. (mg-03/aji)

By Romario