MALUT-POST-TERNATE Pengadilan Negeri (PN) Ternate menggelar sidang lanjutan perkara tindak pidana narkotika golongan I bukan dalam bentuk tanaman jenis sabu dengan terdakwa J alias Deni

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa penuntut Umum (JPU) yang digelar pekan kemarin dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Ferdinal. Dalam sidang, terdakwa dinyatakan terbukti besalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantaran dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman sebagaimana dalam surat dakwaan. Karena itu, terdakwa dihukum dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda RP 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Pidana yang dituntut, dikurangi seluruhnya selama terdakwa berada dalam tahanan. Atas perbuatannya, terdakwa dianggap melanggaran ketentuan pasal 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Barang bukti yang berhasil dirampas untuk dimusnahkan berupa 125 sachet narkotika jenis sabu dengan berat bruto kurang lebih 108,12 gram, satu buah HP merek VIVO Y 51 warna silver diserati sim card serta empat kaleng gemu atau pelumas.

Sekadar informasi, terdakwa ditangkap Kamis 18 Ferbuari 2021 sekitar pukul 15.28 WIT di gang dekat dengan kantor Dinas Kesehatan di Kelurahan Akehuda Kecamatan Ternate Utara. Terdakwa ditangkap saat hendak melakukan transaksi dengan saksi Muarrif alias Ulis yang berkas perkaranya dipisah.

Dari tangan terdakwa, disita barang bukti sabu dengan berat bruto kurang lebih 108,12 gram atau melebihi 5 gram. (tr-07/aji)

By Romario