MALUT-POST TERNATE Warga Kelurahan Jambula yang berada dilingkungan sekitar pembangunan pertashop, mendatangi gedung DPRD Kota Ternate, selasa (4/5) kemarin. Kedatangan warga tersebut disambut oleh komisi III DPRD kota Ternate. Anggota komisi III Junaidi Baharudin mengatakan, warga yang berada dilingkungan sekitar merasa keberatan dengan pembangunan pertashop dilokasi tersebut.

Dengan alasan sangat dekat dengan pemukiman. Selain itu mereka takut dengan dampak yang akan ditimbulkan, seperti kebakaran dean lainnya. ” Warga meminta agar pembangunan tersebut dipindahkan. Aspirasi dari warga akan ditindaklanjuti pasca lebaran,” sebutnya.

Kata Junaidi, DPRD akan tindaklanjuti dengan mel;akukan pemanggilan terhadap pemerintah dalam hal ini Dinas lingkungan Hidup (DLH), pemilik pertashop atau pembangunan dan warga sekitar.

Semua pihak dipanggil tersebut untuk membicarkan lebih lanjut menyangkut dengan pembangunan pertashop. Menuturnya, pertashop juga merupak program pemerintah pusat melalui nawacita yang harus didukung. Apalagi, saat ini situasi saat pendemi, maka harus kembangkan UMKM.

” Tetapi juga harus memperhatikan kaidah-kaidah lingkungn maupun sosial. Hal ini agar tidak menimbulkn dampak dikemudian hari,”tutupnya. (tr-03/yun)

MALUTPOST.TERNATE – Setelah ada warga sekitar yang menolak pembangunan Pertashop di kelurahan Jambula RT08, karena takut dengan dampak yang ditimbulkan nanti. Namun, ada juga warga yang memberi dukungan atas pembangunan Perthashop tersebut, termasuk ketua RT 08 dan ketua Pemuda Jambula.

Kini dukungan juga datang dari ketua nelayan sekaligus ketua RT 08 Yasim Taher. Kata dia, ia sendiri tidak tahu masyarakat mana yang menolak. Sebab, sebagian besar warga dilingkungannya mendukung. Menurutnya, warga yang menolak pembangunan Perthashop itu karena tkut dengan dampak yang akan ditimbulkan. Padahal, pembangunan Perthashop ini sudah pasti disertai dengan analisis dampak.

Bahkan, standar pengamanannya akan sama dengan pompa bensin lainnya. “Menurut saya, warga tidak perlu khwatur dengan dampak. Karena sudah ada standar yang layak. Harusnya yang kita khwawatir itu pertamina yang besar itu. Itu seperti bos waktu,” kata Yesin saat mengunjungi redaksi Malut Post, malam tadi.

Kata Yasin, sebagai ketua nelayan di Jambula, ia justru mendukung pembangunan Pertashop tersebut. Karena itu bisa membantu nelayan terkait dengan kebutuhan BBM. Kata dia, memang ada pertamini, namun di Pertamini itu pemasokan BBM hanya dua kali dalam seminggu. Karena itu, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, tidak saja nelayan tapi juga warga masyarakat.

“di Pertashop ini nanti disediakan Pertamax dan Dexlait. Jadi ini tentu kita sebagai nelayan sangat membutuhkan,” katanya.

Selain itu, ketua pemuda Jambula Fahri Robo mengatakan, pembangunan Pertashop itu memberi dampak positif bagi warga Jambula. Menurutnya, sesuai data pengangguran dan kenakalan remaja tertinggi di kecamatan Ternate Pulau adalah Jambula. Karena itu, dengan adanya pembangunan Pertashop tersebut dinilai menjadi peluang dan berdampak positif, terutama untuk menekan pengangguran dan kenakalan.

“Pertashop inikan nanti bisa merekrut tenaga kerja yang tentunya mengutamakan pemuda dan Masyarakat Jambula. Jadi ini (Pertashop) tentu berdampak positif bagi warga, terutama bisa menekan angka pengangguran,” ujar Fahri. (tr-03/yun)

MALUTPOST.TERNATE – Pembangunan Pertashop di RT08 Kelurahan Jambula rupanya ditolak oleh warga sekitar. Hal ini ditandai dengan bentuk protes dengan cara menggelar aksi unjuk rasa pada Sabtu (1/5) kemarin.

Aksi yang dimulai sore hari dipimpin Harsari selaku koordinator. Menurutnya, jarak pembangunan pertashop sangat berdekatan dengan pemukiman warga. Karena itu, mereka menilai akan dapat membahayakan kawasan sekitar.

“Dampak yang nantinya ditimbulkan itu sangat berbahaya, sehingga warga menolak. Ini yang harus jadi perhatian,” ujar Harsali.

Harsali mengatakan, warga akan menggelar aksi protes susulan, dengan menggerakkan massa yang lebih banyak lagi. Aksi susila itu dilakukan, jika pertashop tetap bangun di lokasi tersebut. Menurutnya total ada ada kurang lebih 10 rumah yang berdekatan. Dalam aksi unjuk rasa pun memiliki beberapa tuntutan, yakni Pembangunan pertashop harus berdasarkan kesepakatan warga, dan wajib dipindahkan ke lahan yang jauh dari pemukiman warga setempat, pembangunan wajib dihentikan tidak mengantongi UKL/UPL, pembangunan pertashop harus dihentikan karena BBM di Jambula tidak mengalami kelangkaan dan harus dipindahkan ke Kelurahan yang mengalami kelangkaan BBM. Mereka juga meminta pihak PT Pertamina harus melakukan verifikasi lapangan, agar bisa melihat bagaimana dampak pembangunan pertashop yang diprotes warga sekitar.

Selanjutnya, aksi protes warga mendapat respons dari DPRD Zainul Rahman. Menurutnya, DPRD meminta kepada pihak Kelurahan, Dinas terkait dan Pertamina untuk bisa mengakomodir tuntutan warga. Ia meminta untuk pembangunan dihentikan dulu sebelum izinnya lengkap, termasuk persetujuan dari wartr-03/yun)ga sekitar. Zainul juga meminta Dinas teknis seperti Perkim dan DLH bahkan kelurahan harus proaktif, dengan memprotes warga yang merasa resah.

“Harus ada izin IMB dari Perkim dan UKL/UPL dari DLH, serta persetujuan warga baru bisa dibangun. DPRD dapil IV mendukung aksi yang dilakuka oleh warga, sebab ada kekhawatiran dengan lokasi yang sangat dekat pemukiman. Harus ada solusi secepatnya,” tutupnya. (tr-03/yun)

MALUT-POST TERNATE PT Pertamina pastikan bahan bakar pesawat avtur aman selama rahmmdan dan menjelang lebran idul fitri.

Unit manager Communication, Relations dan CSR PT pertamina (pesero) regional papua maluku, Edi mangun pastika stok avtur dan bahan bakar minyak (BBM) aman. stok avtur bisa bertahan hingga 52 hari kedepan. artinya kebutahan avtur di wilayah maluku papua sangat aman. ” tidak hanya avtur, tapi stok BBM juga ketahanannya samapai 29 hari, jadi rata-rata ketahanan stok ini menunjukan pertamina menyediakan kebutuhan energi masyarkat menjelang Ramadan,” katanya.

selain mememastikan ketahanan stok, pertamina juga telah menganstisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa hingga idul fitri. ” tim satuan tugas ramadan dan idul fitri ( satgas RAFI) juga terus pantau kondisi lapanga setiap hari, untuk pastikan stok dan antisipasi yang dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Tim satgas RAFI mulai siaga dari april hingga mei 2021, untuk pastikan ketersediaan energi amana sepanjang selama puasa dan lebaran. untuk mendukung layanan selama periode RAFI, program pertamina mendistribusi menyiagakan 21 feul terminal (FT) dan )dan 12 depot pengisian pesawat udara (DPPU ) yang sebesar di seluruh papua dan kepulauan maluku.” selain itui, 473 SPBU juga siap melayani seluruh kebutuhan masyarakat,”tuturnya.

meskipun dalam kondisi pandemi dan adanya larangan mudik, tapi antisipasi tetap disiapkan agar pelayanan dan kebutahan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. pertamina juga terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait memastikan proses penyaluran BBM, LPG, dan avtur berjalan dengan baik. dia menmbahkan program edukasi dan berbagai juga terus dilanjutkan pertamina. program tersebut antara lain promo perta series dan dex series dengan aplikasi mypertamina,program langit biru (PLB), pertamina Delivery Service ( PDS), dan promo pembelian produk Lubricant.

Untuk program berbagai, selain memastikan seluruh sarana fasilitas layanan pemerinta sudah menerapkan protokol kesehatan, pertamina juga membagikan masker gratis dam memberikan bantuan untuk masjid, musalah, atau pantaiasuhan yang membutuhkan. pertamina call center (PCC) 135 dan layanan sosial media juga akan selalu siap sedia melayani sekaligus berbagai informasi mengenai seluruh layanan pertamina. (cr-02/onk)