MALUTPOST.TERNATE – Rapid Antigen sebagai syarat untuk pelaku perjalanan, dari dan ke Maluku Utara (Malut) diperpanjang hingga 8 Februari 2021. Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Babullah Ternate Agus Heryianto menuturkan, surat edaran perpanjangan jaksa Masa Berlaku Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), sudah diterima Selasa (26/1) lalu.

“Pemberlakuan surat itu mulai 27 Januari – 8 Februari tahun 2021,” kata Agus. Dia menjelaskan SE Nomor 10 merupakan kelanjutan dari SE Nomor 3 tahun 2021, yang berlaku dari tanggal 9-25 Januari. Menurut dia, kebijakan itu diperpanjang karena angka kasus Covid-19 masih tinggi. Kebijakan ini sewaktu-waktu berubah tergantung kondisi.

Selama pemberlakuan surat edaran ini, ketentuan mengenai penerapan prinsip jaga jarak (physical distansing) dalam pesawat udara kategori jet transport narrow body dan wide body, yang digunakan untuk kegiatan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri. Sesuai dengan konfigurasi tempat duduk dan pengaturan kursi penumpang (seating arrangement) berdasarkan karakteristik penumpang maksimal 70 persen kapasitas angkut (load factor).

Sebagaimana diatur dalam SE Menteri Perhubungan Nomor SE 13 Tahun 2020 tidak diberlakukan, dengan tetap menyediakan tiga baris kursi 3 seat row yang diperuntukkan sebagai area karantina bagi penumpang yang mendadak mengalami gangguan kesehatan pada saat penerbangan (in-flight). “Ini instruksi dari pusat jadi daerah tetap tindaklanjut,” jelasnya. Untuk diketahui sejak penerapan aturan ini pertama kali 9 Januari lalu, Bandara Baabullah melakukan rapid antigen. (tr-02/onk)