Bendera Brazil sangat rumit — Di antara jajaran negara yang terletak di Amerika Selatan, bisa dibilang Brazil memiliki keunikannya tersendiri. Kondisi geografis yang indah, demografis yang beragam, serta konflik yang kerap terpantik seakan menciptakan ciri khas tersendiri terhadap negara ini. Selain itu pula, bendera Brazil juga memiliki kekhususan yang jarang diketahui orang.

Bendera Brazil

Tampaknya, bendera negara terluas di Amerika Selatan ini cukup sederhana komposisinya. Hanya kotak hijau, belah ketupat kuning, lingkaran biru, tulisan Ordem E Progresso dengan latar putih, dan bintang-bintang. Tapi ternyata, komposisi yang membentuk bendera Brazil ini sangatlah kompleks.

Lingkaran Biru yang Berada di dalam Bendera Brazil Membentuk Pola Rumit

Bagian biru bendera Brazil

Bilamana diperbesar, barulah banyak orang menyadari bahwa titik bintang yang bertengger di bagian biru bendera Brazil memiliki makna tersendiri. Semua bintang disusun menurut konstelasi yang terlihat di langit Rio de Janeiro tanggal 15 November 1889 pukul 8.30 pagi waktu setempat. Ukuran besar kecilnya bintang menyesuaikan dengan luas wilayah masing-masing state di Brazil. Penjelasan mengenai konstelasi bintang dalam bendera Brazil ialah sebagai berikut:

  1. Procyon, melambangkan state Amazonas. Bintang ditempatkan paling kiri melambangkan lokasi state Amazonas yang berada paling barat di Brazil.
  2. Canis Major, melambangkan state Mato Grosso, Amapá, Rondônia, Roraima, dan Tocantins;
  3. Canopus, melambangkan state Goiás;
  4. Spica, melambangkan state Pará. Bintang ditempatkan di atas tulisan Ordem E Progresso melambangkan lokasi state Pará yang berada di atas garis khatulistiwa;
  5. Hydra, melambangkan state Mato Grosso do Sul dan Acre;
  6. Crux Australis, melambangkan state São Paulo, Rio de Janeiro, Bahia, Minas Gerais, dan Espírito Santo;
  7. Sigma Octantis, melambangkan state Distrito Federal atau Brasília yang merupakan ibu kota Brazil;
  8. Triangulum Australe, melambangkan state Rio Grande do Sul, Santa Catarina, dan Paraná;
  9. Scorpius, melambangkan state Piauí, Maranhão, Ceará, Alagoas, Sergipe, Paraíba, Rio Grande do Norte, dan Pernambuco. Bintang-bintang ditempatkan paling kanan melambangkan lokasi semua state yang berada paling timur di Brazil.

Aturan Rumit Lain dalam Menggambar Bendera Brazil

Selain bintang-bintang yang rumitnya bukan main, penulisan Ordem E Progresso juga memiliki aturan sendiri. Huruf P dalam kalimat itu harus berada tepat di bagian diameter vertikal lingkaran. Setiap huruf dalam tulisan Ordem dan Progresso ditulis dengan tinggi 0.33 meter dan lebar 0.30 meter. Tulisan E ditulis dengan tinggi 0.30 meter dan lebar 0.25 meter.


Dari pemaparan mengenai bendera Brazil yang ternyata sangat rumit, sudah sewajarnya kita menanamkan rasa bersyukur karena Indonesia memiliki bendera yang sederhana, namun mampu menuangkan makna filosofis yang begitu dalam.