MALUTPOST.TERNATE Komisi III DPRD Kota Ternate meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, agar aktif melakukan kegiatan monitoring ke sejumlah kawasan yang rawan terjadi bencana longsor. Hal ini disampaikan oleh wakil ketua komisi III H. Fachri Bachdar.

Sebelumnya, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Malut, telah melakukan pemetaan potensi terjadinya longsor. Pemetaan IAGI itu ditemukan potensi bencana longsor di beberapa Kecamatan yang ada di Kota Ternate. Potensi longsor ini akibat terjadinya hujan dengan intensitas tinggi.

Fahri mengatakan, dengan adanya curah hujan yang tinggi, potensi longsor pasti mengancam. Sehingga membutuhkan tindakan monitoring dan sosialisasi intens. Sosialisasi ini difokuskan pada warga di Kelurahan yang masuk dalam zona rawan. “Agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Serta sudah ada kewaspadaan dari masyarakat sekitar. Dan itu harus dilakukan oleh BPBD,” katanya (mg-03/yun)