MALUTPOST.TERNATE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan warning kepada masyarakat Maluku Utara (Malut) untuk tetap waspada, mengingat dalam beberapa hari kedepan, cuaca di Malut masih ekstrem. Curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi begitu juga gelombang di beberapa perairan masih tinggi serta angin yang kencang.

“Jadi harus tetap waspada” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun I Stasiun Babullah Ternate, Setiawan kepada Malut Post, kemarin (28/1). Hasil analisis BMKG curah hujan masih berpotensi terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin di wilayah Maluku Utara seperti Halmahera Utara, Morotai, Ternate, Tidore, Halmahera Timur, dan Halmahera Tengah. Selain curah hujan yang perlu juga diperhatikan adalah ketinggian gelombang. Karena itu para pengguna jasa laut maupun para nelayan tetap berhati-hati. “Untuk tinggi gelombang tiga hari kedepan diprediksi mencapai 2,5 meter di wilayah perairan Morotai, Ternate Batang Dua, Halut dan Kepulauan Sula dan Taliabu. Perlu juga diwaspadai kecepatan angin beberapa hari kedepan,” terangnya.

Menurut Setiawan, curah hujan terjadi disebabkan masa pertumbuhan awan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan adanya angin monsun Asia yang kuat menuju wilayah Maluku Utara dan berpeluang terjadi belokan angin sehingga membentuk awan hujan. “Kami menghimbau kepada masyarakat maupun pengguna jasa laut agar terus mencermati informasi dari kami dan waspadai dampak dari curah hujan serta tinggi gelombang,” imbaunya.

Mewaspadai hal ini di Kota Ternate pelayaran yang menggunakan speed boat di pelabuhan armada semut Mangga Dua dan pelabuhan Dufa-dufa diberlakukan sistem buka tutup. Danpos pelabuhan armada semut Mangga Dua, Supriyanto mengatakan, dengan kondisi curah hujan tinggi, penyeberangan terpaksa dilakukan dengan sistem buka tutup. Bila cuaca baik pelayaran dibuka namun kalau memburuk langsung ditutup. “Kami tak ingin ambil resiko, kalau cuaca buruk apapun alasannya kami tidak izinkan ada pelayaran,” tegasnya.

Senada, M Abdu, Danpos Pelabuhan Dufa Dufa menambahkan, pelabuhan Dua-dufa Jailolo juga diberlakukan sistem buka tutup pelayaran. Kemarin pada pukul 16.00 WIT, pelayanan di tutup karena cuaca yang tidak bersahabat. “Jarak pandang yang terganggu jadi terpaksa kami tutup,” pungkasnya. (mg-03/rul)