MALUTPOST-JAILOLO. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Halmahera Barat diduga merahasiakan data Surat Keterangan (Suket) warga enam Desa di Kecamatan Jailolo Timur yang belum meiliki e-KTP. Pasalnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menyurat secara resmi meminta data jumlah suket yang dikeluarkan, tetapi tidak pernah direspon. “Kita sudah menyurat secara resmi ke Disdukcapil untuk meminta data suket enam desa. Selain surat, saya juga mengirim pesan WhatsApp kepada Kadis Dukcapil. Tetapi tidak ada balasan,” tandas Ketua Bawaslu Alwi Ahmad, Kamis (3/12).

Alwi menegaskan data suket sangat penting untuk diketahui, karena melalui data tersebut Bawaslu bisa melakukan pengawasan secara maksimal, karena jangan sampai ada pemilih yang tidak terdaftar atau berada diluar Halbar. “Yang kita khawatirkan adalah jangan sampai ada pemilih siluman. Makanya kita minta data suket untuk diketahui apakah benar pemilih tersebut adalah penduduk Halbar atau tidak,” katanya.

Selain itu, untuk memastikan apakah Disdukcapil benar mengeluarkan suket atau tidak. Kemudian saat penciklitan, ada warga enam desa yang didata atau tidak dan dimasukan dalam DPT atau tidak. “Tapi permintaan kami belum direspon dengan baik oleh pihak Disdukcapil,” pungkasnya. (din/met)