Termasuk Kedatangan 5 Kapal Layar Spanyol ke Tikep

MALUT[POST.SOFIFI – Pelaksanaan Sail Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut) yang rencananya melibatkan Negara Spanyol, terpaksa batal.

Sebelumnya, pelaksanaan Sail Tidore dikaitkan dengan peringatan 500 tahun kehadiran Magelhaens di Tikep, sehingga sangat erat dengan keberadaan Negara Spanyol. Namun dalam perjalanan, rencana napak tilas Magelhaens tidak jadi dilaksanakan. Karena kapal yang sudah dibuat untuk pelaksanaan napak tilas batal berangkat dari Spanyol.

“Kapal yang dibikin model yang sama untuk napak tilas, batal berangkat karena di Spanyol juga saat ini menghadapi bencana Covid-19. Jadi, sebelumnya Sail Tidore yang ditandemkan dengan sail Magelhaens itu berubah. Jadi, lebih fokus ke Sail Tikep. Acaranya tinggal acara tunggal. Kita tetap bersukur, karena Sail Tidore tetap kita dapat, karena dipicu dari Sail Magelheans tidak jadi tapi Sail Tidore tetap dilaksanakan,” ungkap Sekretaris Provinsi (Sekprov) Samsudin A. Kadir, ketika dikonfirmasi di Sahid Bella Hotel, Sabtu (6/2) pekan kemarin.

Terkait kehadiran pejabat Spanyol saat pelaksanaan Sail Tidore, Lanjut Samsudin, tetap sama dengan tamu undangan dari berbagai negara, karena Sail Tidore tidak lagi tandem dengan Napak Tilas Magelheans. Samsudin juga mengaku, sehari dua, kedutaan Spanyol datang audens bersama Gubernur Abdul Ghani Kasuba dan Wali Kota Tikep Cpt. Ali Ibrahim. Karena sebelumnya negara Spanyol sudah punya rencana besar untuk pelaksanaan Sail Tidore, sehingga kalau ada partisipasi dari pihak Spanyol, maka jauh lebih baik.

“Sebelumnya disiapkan 5 kapal layar untuk melakukan napak tilas, perjalanan dari Spanyol ke Tidore, namun karena batal jadi di ganti dengan kapal perang Spanyol yang rencananya April bertolak dari Spanyol. Kalau sesuai rute dan sejarah, kapal layar itu perjalanannya dua tahun, jadi kemarin direncanakan perjalanan dimulai 2019, tapi karena batal maka diganti dengan kapal perang,” katanya.

Mantan pejabat Bupati Morotai ini mengaku, Sail Magelhaens bukan lagi menjadi syarat pelaksanaan Sail Tidore. Meski begitu, tak masalah jika pihak Spanyol datang menyaksikan Sail Tidore. “Pelaksanaan Sail Tidore direncanakan pada 20 sampai 26 September akan di lakukan launching. Beberapa hari kedepan dijadwakan pertemuan dengan Menteri Perdagangan selaku ketua panitia pusat pelaksanaan Sail Tikep,” pungkasnya. (din/jfr)