MALUT POST – TERNATE. Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate tidk mengizinkan pelaksanaan pawai takbir keliling pada malam ke 29 Ramadan. Takbiran akan dilakukan di masjid masing-masing kelurahan.

“Saya tidak melarang kegiatan ela-ela (juga takbir, red), yang dilarang itu takbir keliling. jadi takbir dilaksanakan di mesjid masing-masing,” ucap Wali Kota Ternate, M Tauhid soleman, kemarin (7/5).

Disamping itu, Dinas Kebudayaan Kota Ternate merencanakan prosesi penyalaan api obor pada malam ela-ela, dipusatkan di mesjid Kesultanan Ternate, tepatnya pada malam ke 27 Ramadan (malam ini).

Plt kepala dinas Kebudayaan Kota Ternate, Mohdar Din mengatakan, karena saat ini masi dalam masa pandemi Covid-19, maka digelar secara sederhana guna menghndari kerumunan.

Sebelum penyelaan api obor, akan diawali dengan acara buka puasa bersama antara Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Dinas Kebudayaan, Serta Bubato akhirat danBubato Dunia dari Kesultanan Ternate. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan doa dari pihak kesultanan, dan kemudian pidato singkat dari Wali Kota.

“Setelah itu baru dilanjutkan dengan ritual bakar ela-ela, sederhana itu saja, setelah itu selesai sudah,” terang Muhdar. Bersama Pemkot Ternate Muhdar juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Ternate, karena penyelanggaraan malam ela-ela kali ini tanpa diiringi pawai obor, atau pun perlombaan sebagaimana tanhun-tahun sebelumnya.

“Saya bersama pemerintah kota ternate menyampaikan permohonan maaf, kalau lomba ela-ela tidak dapat dilaksanakan tahun ini, karena masih dalam kendisi pandemi covid-19,” tuturnya. (tr-01)

MALUT-POST WEDA Barang bukti minuman keras (miras) hasil sitaan anggota polres saat operasi pekat kieraha 2021 lalu, dimusnakan dibelakng Mapolres, Rabu (5/5). Barang haram yang disita ini terdiri dari captikus 789 kantong plastik, 1 galon captikus ukuran 25 Liter, 14 botol captikus ukuran botol aqua sedang, 2 botol captikus dalam ukuran botol aqua besara. bir putih 217 kaleng jumbo dan bir putih 24 botol. bir hitam 48 botol dan Anggur Merah 10 botol, ” Brang bukti ini adalah hasil operasi pekat kieraha 2021 yang digelar 22 Maret sampai 10 April kemarin.

Adapun hasil giat KRYD berupa captikus 570 k kantong plastik, 10 galon ukuran 25 liter, 1 botol captikus ukuran botol aqua besar dan bir putih 191 kaleng jumbo. “Operasi KRYD dalam rangka pemberantasan miras ini akan kami terus lakukan untuk meminimalisir kriminalitas, “ungkapnya.

Sementara pemusnahan minuman keras ini juga dilakukan polres Halmahera Timur didepan Mapolres usai apel geral pasukan operasi ketupat kieraha 2021, kamis (6/5). Miras kurang lebih 625 liter yang dimusnakan ini adalah barang bukti hasil sitaan pada operasi pekat dan operasi rutin tahun 2021. “sebelum operasi ketupat, terlebih dahulu kami melaksanakan operasi keselamatan berlalu lintas yang sasarannya kepada pengendara, “kata kapolres AKBP Edy Sugiharto.

Terpisah, Bupati H Ubaid Yakub mengapresiasi kegiatan yang dilakukan polres dan TNI atas kerja keras dalam upaya menciptaka kamtibmas. “Mari kita bergandengan tangan dan bersinergi memberantas miras di wilayah Haltim,”tegasnya, sembari mengharapkan penganmana menjelang salat idul fitri ditingkatkan agar dihari tersebut tidak dikotori dengan pesta miras. (mpf/ado/met)

MALUT-POST SOFIFI Panitia khusus (pansus) Laporan Keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2020 mengaku menemukan banyak temuan. Hanya karena keterbatasan waktu, pansus tak bisa melakukan on the spot ke semua titik temuan itu. “ada banyak temuan karena itu kami akan merekomendasikan ke pimpinan DPRD untuk membentuk pansus khusus terkait temuan insfrastruktur,” kata ketua pansus, Sahril Taher saat ditemui, kamis (6/5) pansus berencana akan merampungkan pekerjaanya pekan depan. Stelah itu langsung dikeluarkan rekomendasi ke pemerintah provinsi (pemprov) Malut. semua temuan akan dituangkan dalam rekomendasi. Dari rekomendasi nanti ditindaklanjuti oleh pemprov. selain itu, rekomendasi juga akan disampaikan ke Bappeda untuk memperbaiki LKPJ, karena dengan waktu yang mepet, sangat tidak mungkin pansus mengembalikan LKPJ ke pemprov untuk diperbaiki.”pastinya banyak temuan yang harus dipertanggungjawabkan oleh pemprov dan temuan itu nanti kita tuangkan dalam rekomendasi, ” tandas politisi Gerindra ini.

Sementara terkait selisih data antara SKPD dan data yang ada di LKPJ, Sahril mengaku, hampir seluruh SKPD sudah dipanggil, Hasilnya semua data dari SKPD terkait realisasi anggaran berbeda dengan data realisasi yang ada di LKPJ. karena itu, pansus akan mengagendakan mengundang sekprov, kepala Bappeda, kepala BPKPAD dan Inpektorat, untuk mengklarifikasi perbedaan data realisasi anggaran 2020 itu.

“Hasil klarifikasi kita semua SKPD memiliki data berbeda dengan data yang di LKPJ, “pungksnya. (din/rul)

MALUT-POST TERNATE Kepolisian Negara Republik Indonesia secra serentak menggelar Operasi ketupat yang dilaksanakan selama 12 hari terhitung mulai 6 hingga 17 Mei mendatang. Operasi ini dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 M.

Operasi tersebit ditandai dengan apel Gelar pasukan, yang dilaksanakan serentak, termasuk dipolda Malut. Apel Gelar pasukan berlangsung di lapangan Apel Polda Malut dan dipimpin langsung Kapolda, Irjen pol .Risyapudin Nursin, S.I.K. kemarin (5/5)

Kaporli Jendral pol. Listyon sigit prabowo dalam amanatnya yang disampaikan kapolda Malut mengatakan, Apel Gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait. Mengingat masih dalam situasi pandemi covid-19, keterlibatan pasukan dalam apel kali ini sengaja tidak berlalu besar namun diharapkan sudah mewakili semua unsur yang terlibat dalam operasi sehingga kita dapat menilai kesiapsiagaanya,” jelas kapolda membacakan amanat kaporli.

OPerasi ketupat 2021 akan dilaksankan selama 12 hari, mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 dengan mengedepnkan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H> dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul fitri dengan rasa aman dan nyaman.” Dalam pelaksanaa Operasi ketupat 2021, akan melibatkan 90.592 personel polri, 11. 533 personel TNI serta 52.880 personel instansi terkait lainya yang terdiri dari satuan polisi pomang praja, Dinas perhubungan, Dinas kesehatan, pramuka, jasa Raharja,”terangnya.

Personel tersebut akan ditempatkan pada 333 pos penyekatan untuk mengantisipasi masyarakat yang masih nekat melaksanakan perjalanan mudik, 1.536 pos pengamanan untuk melaksankan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas dan 596 pos pelayanan dan 180 pos terpadu untuk melaksanakan pengamanan dipusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal bandara, pelabuhan, tempat wisata. kabid Humas polda Maluku utara kombes pol. Adp Rojikan, S.I.K.,M.H, ditemui usai apel Gelar pasukan mengatakan,untuk polda Maluku Utara dan porles jajaran telah siap melaksanakan Operasi ketupat 2021, dengan sandi operasi ketupat Kie Raha 2021 polda Mluku Utara dalam rangka pengamanan hari raya idul fitri 1442 H. “personel polda Maluku Utara yang dilibatkan dalam operasi ini sebanyak 191 personel dan untuk polres jajran sebanyak 535 orang. totalnya 726 personil yang akan dikerahkan.

Semnatara untuk jumlah pos terpadu 10 unit, pos pengamanan 36 unit dan pos pelayanan sejumlah 58, “terang kabidhumas. Diharapkan dengan dilaksanakannya Operasi ketupat Kie Raha 2021 ini, situasi kamtibmas jelang dan pelaksanaan Hari raya Idul fitri 1442 H dapat bejaalan aman dan lancar serta bebas dari covid-19. “kepada seluruh masyarakat dihimbau tetap mematuhi protokol kesehatan dan mematuhi ajuran pemerintah untuk tidak mudik,”tandasnya.

Sementara itu, hadir daam geral pasukan tersebut perwakilan Gubernur Malut, Dandrem 152/ babullah serta undangan lainnyadenga pasukan apel yang terdiri dari 7 kompi gabungan personel polda Maluku Utara, polres ternate, personel TNI, satpol PP, Basarnas, Dishub dan BPBD. (pol/rul)

MALUT-POST SOFIFI Pembayaran gaji bulan Mei dan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi (pemprov) Maluku Utara (Malut) terancam. pasalnya hingga kini, Dana Alokasi Umum (DAU) pemprov untuk bulan April hingga Mei ditahan pemerintah pusat. Hal ini dapat berdampak pasda molornya pembayaran gaji amaupaun THR. Sikap tegas pemerintah pusat penahan DAU karena pemprov Malut belum melakukan refocusing dan realokasi DAU sebesar 4 persen serta anggaran di luar DAU 8 persen, ” Sejak April lalu DAU belum kita ditransfer, karena pemprov belum menindaklanjuti edaran pemerintah pusat terkait refocusing dan realokasi anggaran,”ungkap Sekretaris provinsi (sekprov) Malut Samsuddin A. Kadir saat ditemui di kantor gubernur, rabu (5/5).

Selama Pemprov belum melaporkan ke pusat terkait refocusing dan realokasi anggaran maka, pemerintah pusat tetap menahan DAU, karena itu sekprov mendesak kepada seluruh SKPD untuk segerah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk selanjutnya segera lapor di pusat. ” DAU pemprov tahun ini sebesar RPv 1,2Triliun. Dari anggaran itu harus di refocusing sebesar 4 persen untuk diahlikan ke Dana tak Terduga (DTT) guna penaganan covid-19, “terangnya.

Menurut sekprov, rapat dengan seluruh SKPD sudah dilakukan. Dalam rapat itu ditekankan secepatnya melakukan refocusing anggaran kemudian segera dilaporkan ke pusat. “saya berharap SKPD secepat menindaklanjuti edaran pemerintah pusat agar DAU bulan April segera ditransfer, “tandasnya.

Tersendatnya pencairan DAU ini mulai berdampak. Hingga, kamis (6/5) hari ini, pemprov baru membayar gaji pada 12 SKPD dari 32 SKPD yang berada dilingkup pemprov. selain itu, THR juga belum dibayar. Meski begitu, kepala Badan pengelolaan keuangan, pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) Provinsi Maluku Utara, Ahmad purbaya mengaku belum dibayarnya gaji bukan karena keterlambatan transfer DAU dari pusat, tapi SKPD belum melakukan permintaan, “Dari 32 SKPD baru 12 yang mengajukan permintaan sedangkan 20 SKPD belum, “ujarnya.

Sementara untuk THR akan mulai dibayar pekan depan. “pekan ini kta fokus bayar gaji pokok ASN dulu, sedangkan YHR nanti dibayar pekan depan. Total untuk THR pemprov sebesar RP 30 miliar, “terangnya.

Sedangkan terkait gaji guru honorer yang belum dibayar selama enam bulan, purbaya mengaku, pihaknya masih menunggu pengajuan permintaan dari Dinas Pendidikan. “Tapi saya belum tahu Dinas pendidikan sudah mengajukan atau belum. nanti saya cek lagi, ” pungkasnya. (din/rul)

MALUT-POST TOBELO Pemerintah Kabupaten (pemkab) Halmahera Utara memberlakukan larangan mudik lebaran. Ini dilakukan sebagai uapaya memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19). “Mudik lebran ini hanya akan menciptakan kerumunan ditengah fokus pemerintah mencegah penyebaran covid yang terjadi saat ini,” kata PJ Bupati Syaifudin Djuba saat memimpin apel pasukan operasi ketupat 2021 di halaman Mapolres Rabu (5/5).

Selain larang mudik ini, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah membentuk 5 pos pengamanan yang ditetapkan di kawasan pasar Inpres Tobelo, pos Terminal Wosia, pos Galela, pasar kao dan pos Tetewang. Upacara ini dihadiri ketua DPRD Yulius Dagilaha, Dandim 1508 / Tobelo Letkol Inf I putu Witharsana Eka putra, ketua pengadilan I Gusti Ngurah putu Rama Wijaya, Mewakili Dansatgas Yonarmed 8/ UY Lettu Arm Risky Maulana, Mewakili Danki C 732/Banau Yonif Raider Khusus Letda Inf Arif subekti, Dansubdenpom XVI/1-1 Tobelo Letda Cpm Yudha dan penjabat utama polres.

Sementara apel gelar pasukan di Halmahera Barat yang dipimpin Wakil Bupati Djufri Muhammad itu diikuti 1 Regu koramil Jailolo, 1 Regu sat Sabhara polres, 1 Regu Gabungan staf polres Halbar, 1 Regu sat Lantas, 1 regu Res. Intel polres, 1Regu Dishub, 1 Regu satpol PP dan 1 Regu BPBD. Sementara Wabup saat membacakan amant Kapolri mengatakan tahun ini kita diperhadapkan dengan berbagai permasalahan. bauik covid-19 maupun pengamanan tahapan pilkada. Selain itu, tindakan kriminalitas, aksi terorisme hingga bencana alam.” Operasi ketupat dalam rangka pengamanan idul fitri yang disusun Mabes polri dan tindaklanjuti seluruh jajaran ini telah dipersiapkan. Baik dari perkiraan ancaman,cara bertindak dan penggelaran personel. karena itu, diharapakan bisa diimplementasikan untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, saat ini pemerintah masih terus berjuang menekan laju perkembangan covid-19 dengan berbagai kebijakan anatara lain, penerapan prokes, vaksinasi dan PPKM Mikro yang dinilai cukup afektif,” kita harus bahu membahu bersinegri untuk mencegah penyebaran covid-19,”harapanya.

Orang nomor dua di pemkab Halbar ini mengatakan operasi ketupat ini berlangsung 12 hari terhitung 6 sampai17 Mei 2021 dengan mengedepankan pencegahan, deteksi dini dan penegakan hukum. Hadir dalam kegpabung Kodim 1501/Ternate Mayor Baura. (rid/met/met)

MALUTPOST.TERNATE – Untuk merealisasikan program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman dan JAsri Usman, maka semua SKPD dituntut bergerak cepat. Langkah cepat itu juga yang direspons Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate.

Dishub bergerak cepat menyeselesaikan persoalan traffic light, yang selama ini dikeluhkan warga terutama pengguna jalan. Ya, lampu jalan mengatur lalu lintas ini sempat tidak berfungsi hampir satu tahun.

Bahkan sudah mendapatkan keluhan dari pengguna jalan dan mendapatkan sorotan dari DPRD maupun akademisi. Namun, kini traffic light di dua ruas jalan sudah difungsikan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate Faruq Albaar mengatakan, total ada dua titik traffic light yang di perbaiki. Pertama di perempatan Kelurahan Bastiong Talangame.

Menurutnya, ruas jalan tersebut sering dipadati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Apalagi di momentum ramadhan, pada sore haris ellau padat. Orang-orang bepergian untuk membeli kebutuhan berbuka puasa, Jadi, perbaikan dilakukan untuk menjawab keluhan pengguna jalan. Selain itu, ini juga langkah untuk kita wujudkan program 100 hari kerja pak Wali,” kata Faruq.

Menurut Faruq, tidak hanya di ruas jalan Bastiong Talangame yang diperbaiki, tetapi di ruas jalan depan pengadaian juga. Untuk di kawasan pengadaian ini, sementara masih berwarna kuning, karena maish proses untuk menjadi normal. Kata dia, ini akibat dari lama tidak berfungsi. “Di wilayah pegafaian belum langsung maksimal, sebab masih dalam tahapan. Yang jelas, sudah diperbaiki dan akan kembali normal,” ujarnya.

Faruq mengatakan, selain itu, saat ini Dishub juga fokus memperbaiki lampu jalan yang sudah tak berfungsi. Ada beberapa titik yang sudah berfungsim seperti di jalan menuju Moya.

“Saat ini kita fokus mau fungsikan di jalan menuju Kediaman Pak Wali. Kabelnya sudah dekat sudah bisa berfungsi,” tandasnya. (tr-03/yun)

MALUT-POST TIDORE Untuk mengamankan situasi di hari raya Idul fitri, polres kota Tidore kepualauan mendirikan 6 post pengamanan. Enam pos ini tersebar beberapa titik. Diantaranya pelabuhan Feri di Rum, pelabuhan speedboat di Rum, pelabuhan speedboat Goto, pelabuhan speedboat sofifi dan pasar sarimalaha. Demikian di sampaikan kaporles Tikep, AKBP Yohanes jalung siram, rabu (5/5) usai apel gelar pasukan. Disebutkan kapolres, dalam operasi pengamanan, pihaknya menerjunkan 66 personil yang akan disebar ke semua pos. pihak porles juga akan dibantu kodim Tidore, Dinas perhubungan (Dishub) dan Satpol PP. “kami turunkan 66 personel. Nanti dibackup kodim dan pemkot,”aku kapolres. Lanjut kapolres, pengamanan hari raya Idul Fitri berlangsung selama 12 hari ke depan. Terhitung mulai hari ini (rabu kemarin) hingga tanggal 17 Mei. Hal ini di umumkan melalui apel gabungan TNI, porli, Dishub dan satpol PP.

” Jadi pengamana dimulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021, “sebutnya. Ia berharap situasi kamtibmas di Tikep tetap aman. Tidak lupa, ia juga meminta masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). “untuk motori speed dan motor kayu juga harus diutamakan keselamatan penumpang dan tetap patuhi prokes, “pesannya mengingatkan.

Dalam operasi kali ini, pihaknya fokus mencegah adanya pasokan miras ke tikep. kata kapolres, lewat upaya pncegahan, pihaknya terus berkoordinasi dengan para toko agama, tokoh adat hingga tokok masyarakat supaya ikut berperan aktif membasmi peredaran miras. baginya, porli tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. “polri tidak bisa berkerja sendiri. yang bisa mendapatkan situasi terbebas dari miras sehingga berdampak pada gangguan kamtibmas adalah masyarakat,”terangnya.

Dijelaskan Kapolres dalam setiap penindakan terhadap para pelaku, selalu bermula dari laporan masyarakat yang kemudian dilakukan pengembangan. Contoh kasus pengungkapan oknum anggota DPRD bersama rekan-rekannya yang kedapatan membawa miras belum lama ini. “Tidak mungkin kami tahu didalam mobil dada miras kalau bukan informasi dari masyarakat, “ungkapnya.

Maknya peran aktif masyarakat sangat diharapkan. “Kejahatan tindak pidana itu terjadi karena ada niat, kesempatan dan ada pencetusnya,” tandas kapolres. (aby/aji)

Hari ini DPRD Gelar Paripurna Paslon Terpilih

MALUTPOST.TOBELO – Setelah menerima salinan penutupan bupati dan wakil bupati terpilih Frans Manery-Muhlis TapiTapi (FM-Mantap) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara, DPRD langsung mengagendakan rapat paripurna pengumuman paslon terpilih hasil pilkada, Rabu (5/5) hari ini. “Dokumen hasil paripurna ini selanjutnya disampaikan ke Menteri dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur untuk menentukan waktu pelantikan,” kata Sekretaris DPRD Abdul Azis Bopeng yang ditemui, Selasa (4/5).

Dokumen yang diserahkan KPU, Jumat (30/4) lalu itu terdiri dari salinan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 57/PHP. BUP-XIX/2021 tentang perselisihan hasil pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Halmahera Utara tanggal 22 Maret 2021, serta berita acara dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan suara dari setiap kecamatan di tingkat kabupaten dalam pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 (Model D hasil kabupaten-KWK). Selain itu dokumen berupa surat keputusan KPU Halmahera Utara Nomor : 26/PL.06.2-Kpt/8203/KPU-Kab/IV/2021 tentang penetapan rekapitulasi penghitungan perolehan suara pasca putusan Mahkamah Konstitusi nomor 57/PHP.BUP-X1X/2020.

Sementara calon bupati terpilih Franas Manery menegaskan kemenangan yang diraih ini murni pilihan rakyat. Karena itu, atas nama bupati dan wakil bupati terpilih mengapresiasi semua pihak yang sudah berkontribusi atas kemenangan ini. “Kami berkomitmen di periode kedua ini akan berbuat yang terbaik untuk Halmahera Utara,” Ujarnya. Kemenangan yang diraih ini tidak terlepas dari kerja keras tim pemenangan, serta keikhlasan dukungan masyarakat pada pemilihan 9 Desember 2020 dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 28 April lalu. “Kami FM-Mantap memiliki komitmen melanjutkan program-program prioritas yang sudah dilaksanakan di periode pertama,” janjinya.

Karena itu, Frans mengajak semua pihak mendukung program pembangunan yang nantinya dilaksanakan di periode kedua. “Pilkada sudah selesai. Fokus kita saat ini tinggal menunggu pelantikan dan seterusnya mengerjakan apa yang harus dikerjakan sesuai visi misi atau program prioritas untuk kepentingan masyarakat dan daerah,” ucapnya. Diketahui, KPU menetapkan paslon Frans Manery- Muhlis Tapi Tapi sebagai bupati dan wakil bupati terpilih dengan raihan 50.743 suara dengan mengalahkan paslon Joel B Wagono-Said Bajak (JOS) yang hanya meraih 50.377 suara. Jumlah tersebut paslon incumbent unggul dengan selisih 366 suara. (rid/met)

MALUT-POST JAILOLO Pemerintah Kabupaten (pemkab) Halmahera Barat siap membayar gaji 14 Aparatur sipil Negara (ASN). Gaji tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban menjelang hari rata idul fitri. ” Mulai kemari kami sudah proses gaji reguler bulan Mei. Setelah gaji reguler dicairkan, kemungkinan pekan ini juga langsung memproses pencairan gaji 14, ” kata sekertaris Kabupaten (sekkab) Syahril Abd Radjak yang ditemui di ruang kerjanya senin (3/5).

Pembayaran gaji 14 itu karena pemkab juga sudah menerima petunjuk teknis (juknis) dari kementerian Keuangan. karena itu, ASN diminta bersabar karena setelah gaji reguler akan disusul dengan gaji 14. ” Sebelumnya idul fitri gaji tersebut sudah akan dibayar, ” ucapnya.

Bari mengatakan anggaran yang disiapkan kurang lebih RP 17 miliar. selain Halbar, hal yang sma juga dilakukan pemkab Halmahera Utara (Halut). Di Halut ini gaji reguler bulan Mei dan tunjangan hari raya (gaji 14) dibayar bersamaan, selasa (4/5) hari ini. Hal ini diakui kepala Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mahmud Lasidji yang dikonfirmasi, senin (3/5).

Mahmud mengatakan anggaran yang diaolaksikan untuk pembayaran hak 3.476 ASN itu RP 15 miliar. ” pembayaran kami lakukan bersamaan agar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan saat lebaran nanti, ” ucapnya. (met/red/met)