MALUTPOST-JAILOLO. Oktovian Djaine (19) pemuda asal Desa Sasur kecamatan Sahu ditemukan tewas tak bernyawa, Rabu (25/11) sekira pukul 10.30 WIT. Informasi yang dihimpun, Selasa (24/11) korban bersama ibunya serta salah satu saudaranya tiba dari kebun sekitar 16.00 WIT setelah tiba di pesisir pantai tempat perahu mereka berlabuh, korban langsung menceburkan diri ke laut dan saudaranya mengambil perahu. Sementara ibunya menunggu di tepi pantai.

Beberapa menit kemudian, ibu dan saudara korban mendengar teriakan Oktovian meminta tolong. Sontak, saudaranya langsung bergegas memberikan pertolongan tetapi tidak berhasil, karena korban tiba-tiba hilang karena terbawa arus. “Setelah kejadian itu pihak keluarga menginformasikan kepada masyarakat untuk melakukan pencarian hingga Rabu (25/11). Lokasi yang disisir adalah pesisir pantai, namun tidak berhasil ditemukan,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Halbar Abdullah Ishak kepada wartawan, Rabu (25/11).

Setelah kejadian itu, pukul 21.00 WIT, Selasa malam, Camat Sahu memberikan informasi ke BPBD. Selanjutnya BPBD menyampaikan informasi tersebut ke Basarnas Kota Ternate. Tetapi kondisinya sudah malam, sehingga upaya pencarian baru bisa di lakukan pada Rabu (25/11) pagi. “Kami tim gabungan Basarnas-BPBD bersama masyarakat menyisir pesisir pantai TKP dan akhirnya pukul 10.30 WIT berhasil menemukan jasad pemuda Sasur yang sedang terapung dan telah tewas,” ungkapnya.

Abdullah berharap dengan kejadian seperti ini harus lebih mementingkan keselamatan. “Masyarakat yang hendak melakukan aktivitas dilaut agar selalu berhati-hati dalam berlayar, sehingga kita semua terhindar dari segala bencana yang terjadi, dan kepada keluarga korban kami memohon maaf kalau pelayanan kami terhadap pencaharian korban lakalaut di anggap terlambat dan kurang memuaskan,” pungkasnya. (din/met)