Honor Kebersihan Naik, NHM Bakal Bantu Armada Sampah

MALUT POST – TERNATE. Kabar gembira bagi para petugas kebersihan, baik penyapu jalan maupun pengangkut sampah. Pasalnya, pemerintah ingin menaikkan upah setara dengan upah menimum kata (UMK), atau senilai Rp 2,6 juta. Pasalnya, upah yang selama ini di bayar terlalu rendah, tidak seimbang dengan beban pekerjaan. Rencana kenaikan ini, disampaikan pejabat Wali Kota Hasyim Deang Barang kepada Malut Post.

“Kasihan mereka kerja pagi sore. Kita belum bangun, jalanan sudah harus bersih. Tapi dihargai hanya Rp2 juta,” kata Hasyim. Meski begitu, Sekretaris Pribadi Gubernur Maluku Utara (Malut) ini mengaku, Harus ada skenario yang dibuat, karena langsung naik akan membebani keuangan daerah.

“Salah satu cara adalah melihat duluh jumlah pegawai tidak tetap )PTT). Karena terlalu banyak PTT kita di kota ini,” tendasnya.

Hasyim berjanji, dalam waktu dekat ini akan meminta laporan jumlah PTT di Bagian BKPSDM untuk dikurangi.

“Terutama di bagian pelayanan administrasi. Saya belum lihat data pasti, tapi informasinya PTT ini mencapai 3 ribu lebih. sangat banyak itu,” tambahnya.

selain rencana menaikan upah petugas kebersihan, pejabat juga mengaku sudah melakukan lobi ke beberapa perusahan tambang di Maluku Utara, untuk membantu mobil angkutan. Dia mengaku sudah menyetujui pengajuan surat permohonan bantuan. Salah satunya PT. Nusa halmahera Mineral (NHM).

“Selain pejabat wali kota, Saya pakai kekuatan di ESDM. Saya ingin ada bukti yang ditinggalkan salama menjabat ini. Dan saya sudah temui Presdir NHM pak H. Robert. Jawabannya pesitif, segera akan dibantu. Biar mobil bekas yang penting layak pakai tidak masalah,” tukasnya. (udy/yun)

Tersangka Sempat Kabur ke Sangihe dan Manokwari

MALUT POST – TERNATE. Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Barat menggelar Press Release kasus Pencurian dan pencabulan anak di bawa umur di Mapolres Kompol Moch Arinta Fauzi,S. IK didampingi Kasat Reskrim IPTU Elvin Saptian akbar,S.TK,S.IK, Kasubang Humas Polres dan kanit Buser IPDA Gian C Jumario Laapen ini mengungkap kronologis dan pelaku dua kasus tersebut.

Untuk kasus pencurian tersangkanya adalah IN alias Lani perempuan (21) yang berstatus mahasiswa dan IRB alias Iki (20) yang juga mahasiswa. Korbanya adalah Jusmiati alamat Desa Soakonora Kecamatan Jailolo. Aksi kedua pelaku ini dilakukan, Rabu (17/3) sekitar pukul 14.30 WIT di kios atau tempatjualan korban Desa Soakonora.” Modusnya menggunakan kendaraan roda empat. Saat di TKP tersangka IRB bertugas memantau situasi. Setelah dinyatakan aman, ia memerintahkan tersangka Lani masuk kedalam kios dan mengeksekusi,” ungkap Wakapolres Kompol Moch Arinta Fauzi.

Barang bukti yang diambil adalah, 1bua tas dan dompet yang berisi emas kurang lebih 32 gram dan uang tunai 21 juta lebih. Setelah dilaporkan korban, Tim Opsnal Polres Halbar melakukan pengintian dan menemukan pelaku IN yang diperiksa 20 Maret 2021 lalu. Atas pengakuan IN alias Lani ini, maka Tim Opsnal melakukan pengejaran terhadap tersangka Iki karea informasinya yang bersangkutan melarikan diri ke Sangihe Sulawesi Utara. Setelah dikejar, ternyata tersangka sudah melarikan diri ke Manokwari Papua Barat, dan akhirnya kembali ke Ternate dan ditangkap Tim Opsnal 27 Maret 2021.” Pengakuan Tersangka, hasil curiannya sudah dijual di Ternate. Yakni emas dengan harga Rp12.295.00. Uwang ini digunakan membeli 1 unit televisi 32 inci dan 1 buah speaker aktif, ucapnya.

Sementara barang bukti yang disita, 1 bua tas berwarna abu-abu, 1 buah dompet warna hitam, 1 unit televisi merek sharp 32 inci, 1 unit speker aktif merek astron, uang Rp 10.800.00, 1 buah gelang mas dengan berat 21,9 gram dan 1 buah emas batangan 9,2 gram.”Kedua tersangka ini kita kenalkan pasal 363 ayat 1, huruf e KUHPidna dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun,” tendasnya. (met)

Nyabu Polda Tangkap 5 Remaja, BNNP Amankan 198 Paket Ganja

MALUT POST – TERNATE. Peredaran ganja dan penyalagunaan narkotika di Malut Kian menghawatirkan. Bisnis barang haram ini mulai menyasar para remaja yang masi duduk di bangku sekolah. Selain sebagai pemakai para remaja ini ada yang masuk dalam jaringan peredaran narkotika, baik bertindak sebagai kurir atau pengedar. Polda Maliku Utara pada Sabtu (27/3) akhir pekan lalu, mulai Operasi Paket barhasilmenangkap lima pelaku penyalagunaan Narkoba. Para pelaku dibekuk pada kawasan Benteng Orang Kelurahan Gamalama Kecamatan Ternate Tengah. Ketika ditangkapmereka lagi asik mengkonsumsi barang haram tersebut. Barang bukti yang diamankan berupa tiga linting kecil ganja yang sudah dikemas dalam bentuk gulungan, dengan berat 0.87 gram.

Dari lima pelaku yang ditangkap, empat di antaranya masih berstatus sebagai pelajar di Sekolah Menengah Atas yang ada di Kota Ternate. “Penangkapan pelaku ini berdasarkan informasi yang di dapat dari masyarakat bahwa di lokasi Benteng Orange, ada yang menyalagunaan Narkotika. Dengan adanya informasi tersebut personel Operasi Paket Kie Raha team 2, yang dipimpin IPDA Agus Salim langsung menuju TKP dan berhasil menangkap 4 orang yang sementara mengkomsumsi atau mengisap narkotika dengan inisial R (17) pelajar, IS (17) pelajar, SI (17) pelajar,dan QA (17) pelajar,sedangkan untuk 1 pelaku lainnya diamankan di tempat berbeda yaitu di Kelurahan Mangga dua dengan inisial DAH (20). Hasil pemeriksaan tes urine, ke lima pelaku ini positif ganja,” terang Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H, saat di konfirmasi, Senin (29/3).

Juru bicara Polda Malut ini mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa peran dari pelaku yaitu, R memberi uang Rp 300 ribu kepada IS, dan keduanya pergi bersama untuk membeli ganja kepada DAH. DAH sendiri membeli ganja senilai Rp 300 ribu secara online melalui akun instagram. Paket ganja ini lalu dibuang di Tanah Tinggi dekat ruma sakit, tempatnya di samping tiang listrik. Selanjutnya paket ganja ini di ambil oleh DAH kemudian diberikan kepada R dan IS.

Untuk pelaku dan barang bukti telah diambil oleh Polda Malut yang nantinya akan dilakukan penyidikan dan pengembangan. “Saya menghimbau kepada masyarakat Maluku Utara apabila melihat dan mengetahui adanya tindak pidana narkotika agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian guna di tindaklanjut, dan mari kita jaga Provinsi Malut ini dari kejahatan-kejahatan yang dapat mengganggu kamtibmas apalagi menjelang bulan suci Ramadhan, tentunya dibulan suci ini kita harapkan tidak ada lagi kejahatan-kejahatan yang terjadi,” imbau Kabid Humas.Operasi Kepolisian kewilayahan dengan sandi Paket Kie Raha 2021 akan berlangsung selama 20 hari mulai 22 Maret hingga 10 April 2021 mendatang.

Sehari setelah, Polda berhasil menangkap lima pelaku pengguna narkoba, pada Minggu (21/3), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) berhasil meringkus IM alias Ilham, remaja 18 tahun dan RM alias Rahul 20 tahun. Keduanya diciduk usai mengambil paket narkotika jenis ganja di salah satu jasa pengirim barang. Penangkapan keduanya bermula dari laporan masyarakat bila ada pengiriman paket narkoba yang sengaja dipasok lewat jasa ekspedisi. Mendengar informasi ini tim BNNP langsung berangkat cepat dan melakukan penyelidikan. Tiba di lokasi, tim lalu melakukan pemantauan. Sekitar pukul 11.47 WIT saat keluar dari jasa pengiriman barang. keduanya langsung ditangkap. (mg-07/aji/pol/rul)

Ada DTS, Lulus Bisa dapat Sertifikat Keahlian

MALUT POST – TERNATE. Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Unkhair diminta persiapkan diri untuk bergabung dalam Digital Talent Scholarship (DTS) yang diselenggarakan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerja sama dengan Fakultas sebagai pelaksana sekaligus fasilitator. “Nantinya di akhir peserta dapat sertifikat kealihan,”kata Dekan Teknik, Lita Asyriatif, S.T.m,M.TM kepada Malut Post, Sabtu (27/3). Bukan hanya itu, peserta yang lolos dan nilainya bagus akan mendapat kesempatan untuk lanjut ke level internasional.

Menurutnya, meski ada beberapa kelas yang disiapkan, namun Unkhair hanya dapat satu kelas, yaitu internet of things. “Jadi sertifikat keahlian yang didapat cuman itu,” katanya. Sementara, kelas lainya yang tidak ada di Unkhair adalah cloud computing, big data analytics, artificial intellingence, machine learning dan internet of things.

Selain untuk mahasiswa, Lita juga mengaku kesempatan untuk kegiatan ini juga masih terbuka untuk mereka yang baru lulus dari Fakultas Teknik. “Itu pun bagi yang mau, karena daftarnya secara pribadi,” tandasnya. Ditanya soal waktu pelaksanaannya, Lita sendiri belum bisa memastikannya, sebab masih harus menunggu kabar dri Kominfo. Sementara, untuk saat ini pihaknya masih melakukan persiapan.

Lebih jauh, diakuinya kegiatan ini sudah dilaksanakan dua kali. Di tahin sebelumnya, Unkhair hanya membuka satu kelas dan itu dilakukan secara daring. (mg-05/aty)

Musim Hujan Air Muntahkan Sampah di Jalanan

MALUT POST – TERNATE. Selokan dan drainase, seyogyanya berfungsi sebagai tempat pengairan air, agar tidak terjadi luapan ke badan jalan atau pemukiman warga. Apalagi musim hujan. Namun di Ternate, fungsinya “gand”.Tidak hanya air yang mengalir, tapi juga sekaligus memuntahkan sampah ke jalan.

Alhasil, setiap kali terjadi hujan, jalan-jalan dipenuhi sampah dan bahkan sampah masuk ke halaman pemukiman warga. Kondisi ini, membuat masyarakat resah.

“Setiap hujan di depan rumah penuh sampah bercampur. Tidak ada petugas yang turun angkut, kita harus kerja sendiri membersikan,” Keluh Sudirman, warga bastiong.

Menanggapi hal ini, kepalah dinas PURPR Kota Ternate Risval Tribudianto, menyampaikan, Masalah sampah, selain drainase yang sudah tidak layak dipertahankan, juga kesadaran warga juga butuh ditingkatkan. Sehingga mereka yang berada di dataran rendah tidak jadi korban.

“Jadi bukan hanya folume air yang tidak bisa menampung. Tapi juga sampah yang menghalau hingga air meluap,”terangnya.

Meski begitu, Risval mengaku, 90 persen drainas di Kota Ternate ini butuh upgrade. Hanya saja alasan kemampuan keuangan daerah, pembangunan tidak bisa jalan. Di tahun 2020 lalu, anggaran rehabilitasi drainase diusulkan Rp 9,5 miliar. Dengan fokus skala prioritas di 3 kecamatan, yakni TernateUtara Sebesar Rp 1,5 miliar, Ternate tengah Rp 4 miliar dan Ternate Selatan Rp 4 miliar. Namun karena terjadi refokusing, tidak bisa terokomudir. Di tahun ini, anggaran itu kembali diusulkan dengan jumlahpagu terbatas. yakni Ternate Utara Rp1,5 miliar, Ternate Selatan Rp 2 miliar dan Ternate Tengah Rp 2 miliar. Hanya saja, itu juga tidak bisa terjamin akan Jalan. Akibat dari kebijakan refokusing yang sementara berjalan.

“Tidak hanya saluran tapi juga sumur resapan sebagaimana dibangun sebelumnya di depan aks kediaman dinas gubernur dan Telkom,” jelasya. (udy/yun)

Kedua Kubu Turunkan Kekuatan Penuh

MALUT POST – TERNATE. Adu kekuatan dua partai besar bakal terjadi dalam Pemungatan Ulang (PSU) di Pilkada Halmahera Utara (Halut).

Golkar yang merupakan salah satu partai pengusung Paslon Bupati dan wakil Bupati Frans Maneri-Muhlis Tapi-Tapi (FM-Mantap) bakal berhadapan dengan PDI Perjuangan yang merupakan partai pengusung Paslon Joel B Wagono- Said Bakal (JOS). Baik golkar maupun PDIP sama-sama bakal menurunkan kekuatan penuh untuk memenangkan PSU. Selisih suara yang hanya terpaut tipis membuat persaingan dua kubu ini bakal sengit.

Sekretaris DPD I Golkar Maluku Utara (Malut) Arifin Djafar mengatakan, pasca putusan MK yang memerintahkan KPU Halut melaksanakan PSU dan Pemungutan Suara SUsulan (PSS), Golkar telah melakukan rapat konsolidasi internal beserta partai pengusung FM Mantap. “Jadi kita sudah sangat siap dengan langkah-langkah strategis untuk pemenangan PSU di Halmahera Utara,” kata Arifin kemarin (28/3).

Arifin bilang, Golkar bersama seluru partai koalisi FM Mantap sangat berkeyakinan akan kembali unggul dalam PSU. Dasarnya, karena 4 TPS yang akan di lakukan PSU nanti merupakan basis kemenangan FM-Mantap. Berdasarkan data pemilihan 9 Desembe 2020 lalu, di TPS 02 Desa Tetewang FM-Mantap memperoleh 131 suara sementara Joel Wogono-Said Bajak (JOS) 58 suara, TPS 07 Desa Rawajaya FM-Mantap memperoleh 171 suara sementara JOS hanya 99 suara, begitu juga di TPS 01 Desa Supu, FM-Mantap memperoleh 300 suara dan JOS 172 suara. “Empat TPS yang akan dilaksanakan PSU ini, secara keseluruhan FM-Mantap unggul. Itu yang jadi salah satu model keyakinan kita untuk tetap menang,” kata Arifin.

Mantan Wakil Wali Kota Ternate ini juga menuturkan jika suara di 4 TPS tersebut di nol kan kembali untuk PSU, maka FM-Mantap masih tetap memiliki saldo keungulan atas JOS sekitar 211 suara. Dengan dasar-dasar itulah ia sangat yakin FM-Mantap tidak keluar sebagai pemenang.

Arifin menuturkan, ketua DPDI I Galkar Malut Alien Mus juga telah menginstreksikan kepada seluruh DPD II Golkar di 10 kabupaten Kota untuk melakukan konsulidasi dan mendukung FM-Mantap. “Pengurus Golkar di sepuluh kabupaten kota akan kita kerahkan untuk mendukung FM-Mantap di Halut,” ujurnya (mg-01/rul)

FH UMMU Jadi Tuan Rumah, Hadirkan 17 Kampus

MALUT POST – TERNATE. Fakultas Hukum (FH) UMMU akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Seminar dan Pramusyawara X, Lembaga Eksekutif Mahasiswa Hukum se-Indonesia (LEMHI) untuk wilaya indonesia Timur. Untuk itu, UMMU telah melakukan persiapan untuk kegiatan yang akan berlangsung Senin (29/3) nanti. Salah satunya menyediakan link untuk zoom meeting.

Ketua BEM Hukum, Sandi Usman mengatakan, nantinya dalam pertemuan itu hanya tiga delegasi yang hadir, selain tuan rumah, yaitu dari Unkhair, IAIN dan Universitas Nuku. Sedangkan dari luar daerah seperti Universitas Negeri Gorontalo dan Universitas Hasanuddin, hadir secara virtual. Alasannya, karena Covid-19. “Universitas yang tergabung di LEMHI wilayah timur totalnya 17 universitas dan mereka ini kita sediakan link zoom meeting,” katanya.

Topik yang dibahas dalam pertemuan yang diputuskan di Aula Rektorat UMMU itu tentang Omnibus Law, UU Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja dan harapan mesyarakat adat. Didampingi Ketua Panitia, Muhlis Buamona, Sandi menyebut alasan dipihnya topik ini, salah satunya karena di Malut banyak perusahaan tambang. “Cipta kerja tak lepas dari upaya baruh,” katanya. Selain itu masalah skalah nasional yang izinnya sudah dialihkan dan dialikan dan ditangani langsung pemerinta pusat. “sasaran ini juga ke pusat,” tandasnya.

Sedangkan, narasumber yang dihadirkan nanti, kata dia dari akademisi juga dari LSM. “Ada Hendra Kasim, S .H., M.H, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Munadi Kilkoda, dan ketua Ikatan Advokat Indonesia Malut, Dr. Abdul Aziz Hakim, S.H.,M.H,” paparnya. (mg-05/nty)

Musrenbang Inprosedural Harus Digelar Ulang

MALUT POST – TERNATE. Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tngkat kecamatan, di Kecamatan Batang Dua, yang digelar di Ternate terus menuai Kritik.

Kali ini, Akademisi Unkhair Mukhrar Adam, angkat bicara, Mukhtar menilai, Musrenbang yang digelar di Ternate tanpa melibatkan masyarakat adalah cacat hukum. Sehingga dilanjutkan, maka dokumen APBD-pun tidak bisa diproses, karena menyalahi ketentuan prosedur.

Dosen Ekonomi ini menjelaskan, Musrenbang merupakan media menyerap aspirasi masyarakat, untuk bahan evaluasi dan perencanaan baik untuk kempetingan perencanaan tahun (RKPD) maupun perencanaan jangka menengah (RPJMD), serta jangka panjang (RPJPD). Dalam UU nomor 24 tahun 2004 tentang SPPN, menerjemahkan perencanaan pertisipatif dari kelompok pemerintahan terndah yaitu desa atau kelurahan. Dengan melibatkan masyarakat, agar berbagai aspirasi masyarakat bisa dicatatkan dalam dokumen perencanaan tahun (RKPD). Karena itu, Jika tahapan perecanaan tidak sesuai prosedure, maka dipastikan dokumen perencanaan baik RKPD, KU-APBD dan APBD cacat hukum.

“Sehingga tidak bisa diproses lebih lanjut karena tidak memenuhi unsur formal. Yang dimaksudkan dalam UU 24/2004 tentang SPPN dan derivatif-nya dalam peraturen teknis,” jelasnya.

Lanjut Mukhtar, pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatandi Batang Dua, yang digelar di Ternate merupakan Kelainan. Karena itu, harus dilakukan ulang oleh Bappeda, agar memastikan tahapan perencanaan harus dimulai dari tingkat terendah yaitu pemerintah desa/ kelurahan.

“Karena itu sifatnya berjenjang. Pelibatan masyarakat di kecamatan diatur dalam UU 24. Artinya, Bappeda melakukan kelainan dengan tidak melibatkan masyarakat dan para tokoh di kecamatan, termasuk DPRD dari dapil Batang Dua. Maaka kewajibanBappda harus melaksanakan ulang musrenbangkecamatan dengan melibatkan para tokoh dan masyarakat,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Nulela Syarif. Politisi NasDem ini mengatakan, Musrenbang Kecamatan adalah forum musyawarah tahunan pada pemangku kepentingan ditingkat kecamatan, untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilaya kecamatan terkait. Berdasarkan pada masukan dari tingkat kelurahan, serta menyepakati rencana kegiatan lantas kelurahan di kecamatan yang bersangkutan.

Masukan itu lanjut Nurlela, sekali gus sebagai dasar penyususan Rencana pembangunan Kecamatan yang akan diajukan kepada SKPD yang berwenang. Itu sebagai Kerja Satuan Perangkat Daerah Kota Ternate pada tahun berikutnya.

“Nah, Musrenbang Kecamatan silkusnya dilakukan setiap tahun, dengan keluaran berupa Dokumen Rencana Pembangunan Kecamatan, serta masukan untuk Renja SKPD,” jelasnya. (udy/yun)

Tangan Nyaris Putus

MALUT POST – LABUHA. Diduga perkosa AM, bocah 11 tahun, Yuwel Sarabu (46), warga Likupang, Minahasa Utara, dibacok orang tua korban hingga lengan kiri nyaris putus.

Kasus ini terjadi di Desa Sember Makmur, Kecamatan Gane Timur, Halmahera Selatan (halsel), pada Rabu lalu. Kapolsek Gane Timur, Ipda zulkifli Muchmud, kepada koran ini menceritakan, Minggu Uda, orang tua bocah AM yang baru pulang dari kebun, Rabu (24/3) sekira pukul 13.30 wit. Mendengar suara jeritan anaknya dari dalam ruma, tak pikir panjang, Minggu lalu masuk mengecek suara anak tersebut. Betapa kagetnya Minggu, dia mendapati putrinya berada di dalam toilet rumah bersama Yuwel.

“Jadi menurut keterangan awal yang kita peroleh, oreng tua korban masuk mencari tahu teriakan putrinya, setelah didalam rumah, dia melihat pelaku Yuwel keluar dari kamar mandi menggunakan celana dilapisi handuk. Sementara putrinya tidak menggunakan busana dan duduk memeluk lutut sambil ketakutan. Minggu yang saat itu memegang parang dari kebun langsung menyerang dan membecok Yuwel,” jelas Kapolsek.

Dilanjutkan Kapolsek, usai dibacok, Yuwel kabur kedalam hutan, sementara Minggu yang berusaha mengejar Yuwel tidak menemukan keberadaan Yuwel. “Yuwel kemudian ditemukan warga yang dalam keadaan lemas karena alami luka bacok di lengan kiri hingga nyeris putus. Sekitar pukul 11.00 malam. Oleh warga Yuwel, lalu dibawa ke Puskesmas Sumber Makmur, kemudian diamankan ke Polda Gane Timur,” lanjutnya.

Karena kondisi Yuwel menghawartirkan, petugas Polsek Gane Timur kemudian merujuknya ke Ruma Sakit Umum Daerah (RSUD). “Saat ini Yuwel sementara dirawat di RSUD Labuha, sementara untuk Minggu, orang tuan korban yang membacok Yuwel kita amankan di Polsek, dan untuk bocah korban yang diduga diperkosa, kita sementara melakukan pendampingan menunggu hingga proses kasus ini berjalan,” tutup Zulkifli mantan Kanit Buser Polres Ternate. (sam/lid)

Puluhan Paket Ganja Berhasil Ditemukan

MALUT POST – TERNATE. Peredaran dan penyalagunaan narkotika di Kota Ternate semakin tidak terkendali. Pasalnya, para oknum pelaku yang menjalankan bisnis haram ini tidak tanggung-tanggung menjadikan Lapas Kelas IIA sebagai tempat yang aman. Buktinya, pihak Lapas kembali menemukan barang bukti jenis ganja, Senin (22/3) kemarin. Berdasarkan informasi yang diterima, barang bukti ganja yang berhasil ditemukan pihak Lapas berjumla 27 paket berukuran kecil dan satu paket sedang. Puluhan barang bukti ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan pihak Lapas atas temuan lima paket ganja di hari yang sama. Sebagaimana diketahui, lima paket ganja awalnya ditemukan di dalam area Lapas yang diduga kuat dibuang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) ke dalam area Lapas, pagi hari. Menindaklanjuti temuan ini, sore harinya, pihak Lapas langsung melakukan razia.

Penggeledahan insidentil itu dimulai pukul 15.30 WIT hingga 17.00 WIT. Tidak sia-sia, penggeledahan yang dipimpin langsung Maman Hermawan selaku Kalapas membuahkan hasil. Ini setelah petugas berhasil menemukan puluhan paket ganja di atap salasar blok A. Diketahui ini dihuni oleh oknum napi berinisial U dan N. Keduannya merupakan oknum napi yang menekam di sel Lapas karena kasus yang sama. Yakni narkoba. Saat ditemukan, barang bukti dalam bentuk paket ini diselipkan ke dalam kaleng rokok surya lalu disimpan di salasar. Ini sengaja dilakukan agar tidak muda ditrmukan petugas Lapas.

Setelah barang bukti di temukan, Kelapas, Maman Hermawan berkoordinasi dengan Direktur Ditresnarkoba Polda Malut, Kombes Pol Tri Setyadi Artono. Menerima informasi dari Lapas, tim Ops Ditresnarkoba Polda lalu menuju keLapas. Dari pengakuan singkat U dan N, barang haram itu memiliki sala satu rekan sesama napi berinisial J. Setelah itu, ketiga oknum napi beserta barang bukti langsung dibawa ke Polda untuk pengembangan lebih lanjut. Kamis (25/3) membenarkan informasi tersebut.

Diakui Maman, penggeledahan yang dilakukan adakah tindak lanjut atas lima paket ganja pada Senin pagi kemarin. “Ini tindak lanjut atas temuan lima sachet ganja yang dibuang ke dalam area Lapas. Setelah barang bukti lima paket kita serahkan ke Polda, dihari yang sama atau sore harinya kita langsung gelar razia. Hasilnya kita temukan lagi puluhan paket ganja yang sama,”aku Maman saat dikonfirmasi, Kamis (25/3). Lewat kesempatan ini Maman secara tegas menyatakan komitmen-nya untuk melakukan pembersihan di internal Lapas. (mg-07/aji)