MALUTPOST-WEDA. Seorang gadis dengan inisial Mawar (18), asal Kecamatan Weda Selatan, nyaris diperkosa MJ (28) yang merupakan warga Desa Waimili Kecamatan Gane Timur Halmahera Selatan. Kejadiannya yaitu pada Senin (4/1) sekira pukul 09.00 WIT di salah satu kebun warga tepatnya di kilometer 3. Awalnya pelaku yang menggunakan sepeda motor menghampiri korban di jalan dua jalur depan pendopo Weda dan mengajaknya naik ke sepeda motornya. Tanpa berpikir panjang, korban pun mnegikuti ajakan pelaku.

Keduanya lalu berjalan menggunakan sepeda motor ke arah rumah sakit. Setelah itu balik lagi ke Pendopo. Tak lama kemudian tersangka mengarahkan kendaraannya menuju kilometer 3. Dalam perjalanannya, pelaku menyuruh korban untuk ikut dengannya. Korban yang sudah curiga, melarikan diri di salah satu lebun warga. Pelaku pun mengejarnya dan menarik lalu mencekik leher korban dan membantingnya sebanyak dua kali.

Korban terbaring di kebun warga tersebut, kemudian tersangka membuka celana dan memasukkan kemaluannya kedalam mulut korban sampai mengeluarkan cairan. Belum puas, tersangka mencoba melucuti pakaian korba. Namun korban melakukan melakukan perlawanan dengan mencakar wajah tersangka. Selanjutnya korban berteriak histeris meminta pertolongan.

Beruntung saat itu ada seorang lelaki yang melintasi jalan tersebut mendengar teriakan korban dan berusaha menolongnya. Melihat ada orang yang datang, pelaku langsung melarikan diri. Setelah menolongnya, korban ditemani saksi mata ini melaporkan kasus tersebut ke Polsek Weda. Saat dilaporkan, petugas langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Karena diketahui pelaku berdomisili di Desa Loleo, maka polisi pun mengejar tersangka di Desa tersebut sekira pukul 12.30 WIT. Sayangnya saat itu, pelaku tidak berada di tempat.

Kemudian pukul 14.15 WIT polisi kembali mencari tersangka di rumah mertuanya di Desa Waimili Gane Timur. Di sana mereka hanya menemukan istri tersangka berada di Oba Sofifi Kecamatan Oba. Bersama istrinya, polisi langsung balik haluan ke Weda, dan menyuruh istrinya menanyakan posisi terakhir tersangka.

Setelah mengetahui keberadaannya, selanjutnya pukul 20.00 WIT polisi bersama istri tersangka yang dipimpin Kapolsek Weda IPTU Yogie Biantoro melakukan perjalanan ke Desa Loleolamo, Kecamatan Oba Tengah.

Tiba di Desa Loleolamo, petugas langsung menangkap tersangka atas bantuan istrinya. Saat itu tersangka sedang berdiri di tepi jalan poros Loleolamo Weda. Sempat melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun Polisi melepaskan tembakan peringatan, dan akhirnya mengamankan tersangka. “Tersangka sudah kami amankan untuk dimintai keterangan,” tandasnya. (mpf/met)