MALUTPOST-TIDORE. Para guru PNS non sertifikasi di Kota Tidore Kepulauan harus menerima kenyataan pahit. Bagaimana tidak, tunjangan fungsional triwulan II hanya diterima penuh di dua bulan, yakni Juli dan Agustus. Sementara September tidak ada.

Kepala Dinas Pendidikan, Ismail Dokumalamo saat dikonfirmasi Kamis (26/11) membenarkan hal tersebut. Ismail Menjelaskan, guru non sertifikasi hanya menerima dua bulan tunjangan. Alasannya karena dana transfer dari pusat dipangkas. “Setelah saya cek, ternyata masalahnya ada penambahan guru baru, makanya dana transfer triwulan III yang dikirim harus dibagi juga dengan guru baru. Itu sebabnya sebagian guru tidak dapat tunjangan penuh,” tambah Ismail.

Dia menuturkan, Para guru non sertifikasi di Tidore dalam satu triwulan menerima tunjangan fungsional sebesar Rp 750 ribu. Tunjangan itu merupakan perhatian dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) demi kesejahteraan guru.

“Tapi Kami berharap dan tranfer pasda triwulan IV tidak lai mengalami masalah seperti triwulan III dan tunggakan di triwulan III akan dibayar karena masuk sebagai hutang negara terhadap guru,” pungkasnya (mg-06/aji)