MALUT-POST SANANA Warga kembali menyambangi kantor bupatih kebupaten kepulauan sula (kepsul), senin (19/4).

Mereka memproses hasil sceerning yang dilakukan panitia pilkades tingkat kabupaten, karena di anggap tidak mengikuti prosedur. warga yang tak puas melakukan orasi menumpahkan ketidakpuasanya. menurut Tamra, Tecoalo, orator, hasil sceerning terkesn dipolitisasi. menurut Tamra, mereka yang lulus sceerning adalah orang-orang yang dianggap dekat dengan bupati.” hasil sceerning calon kepala desa yang diumumkan pihak panitia tingkat kabupaten syarat dengan dendam politik,” katanya.

Pendemo menunding hasil sceerning pilkades merupakan bentuk intervensi bupati sula Hendrata Thes.” bupati sengaja intervensi hasil seleksi pilkades, dengan cara menggugurkan orang-orang tertentu yang di anggap lawan politik pada pilkada lalu,” teriak orator lainya.

Mereka mengancam akan memboikot aktivitas pemerintah jika tak menggubris aspirasi masyarakat yang disampaikan.”perlu kami tegaskan dalam aksi, bahwa jika pihak panitia kabupaten serta bupatih tidak meresponkan tuntutan masyarakat, mka kami akan memboikot seluruh aktifitas pemerintah di wilayah kabupaten di kepulauan sula saat ini,” ancam pendemo. secara umum demo berlangsung tertib di bawa pengawalan aparatdan satpol pp. (gun/onk)

By Romario